Kamis, 29 Februari 2024

Home » » Menyucikan Jiwa, Langkah Awal Mengurai Krisis

Menyucikan Jiwa, Langkah Awal Mengurai Krisis

Menyucikan Jiwa, Langkah Awal Mengurai Krisis
Imam Al-Ghazali melakukan ikhtiar ini, ketika melihat berbagai krisis yang melanda umat manusia dizamannya, menyusun kitab Ihya 'Ulumuddin, Said Hawwa mengambil intisarinya. Relevan untuk masa kini

Mafaza Online | Semua krisis yang muncul ke permukaan kehidupan manusia --krisis ekonomi, Politik, sosial, hukum, keamanan, dan moral-- berawal dari krisis spiritual yang terjadi pada diri manusia.

Silakan Klik:

۞Gerakan Wakaf al Quran۞

Hanya dengan Rp 50.000 Anda sudah ikut berdakwah


Baca Juga 

---------------------------------------------------------------------------------------------


Cara Jitu Rasulullah Menghadapi Bullying


Salty Apaan sih Artinya, Bahasa Gaul Generasi Z di X


Kartika Putri, Disorot Saat Inginkan Capres Mengaji Foto dan Video Masa Lalu Diumbar Netizen


Ria Ricis Resmi Gugat Cerai Teuku Ryan



Karena itu, dalam mengatasi berbagai krisis kehidupan yang menimpa umat manusia sepanjang sejarah.  


Para nabi allah senantiasa mengawali langkah mereka dengan melakukan tazkiyatun-nafs 


رَبَّنَا وَٱبْعَثْ فِيهِمْ رَسُولًا مِّنْهُمْ يَتْلُوا۟ عَلَيْهِمْ ءَايَٰتِكَ وَيُعَلِّمُهُمُ ٱلْكِتَٰبَ وَٱلْحِكْمَةَ وَيُزَكِّيهِمْ ۚ إِنَّكَ أَنتَ ٱلْعَزِيزُ ٱلْحَكِيمُ


Artinya: Ya Tuhan kami, utuslah untuk mereka sesorang Rasul dari kalangan mereka, yang akan membacakan kepada mereka ayat-ayat Engkau, dan mengajarkan kepada mereka Al Kitab (Al Quran) dan Al-Hikmah (As-Sunnah) serta mensucikan mereka. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana. (QS Al Baqarah [02] : 129)


Syaikh Said Hawwa

Tak terkecuali Nabi kita Muhammad  


كَمَآ أَرْسَلْنَا فِيكُمْ رَسُولًا مِّنكُمْ يَتْلُوا۟ عَلَيْكُمْ ءَايَٰتِنَا وَيُزَكِّيكُمْ وَيُعَلِّمُكُمُ ٱلْكِتَٰبَ وَٱلْحِكْمَةَ وَيُعَلِّمُكُم مَّا لَمْ تَكُونُوا۟ تَعْلَمُونَ


Sebagaimana (Kami telah menyempurnakan nikmat Kami kepadamu) Kami telah mengutus kepadamu Rasul diantara kamu yang membacakan ayat-ayat Kami kepada kamu dan mensucikan kamu dan mengajarkan kepadamu Al Kitab dan Al-Hikmah, serta mengajarkan kepada kamu apa yang belum kamu ketahui. (QS Al Baqarah [02] :151). 


Bahkan hal ini menjadi syarat mutlak bagi suksesnya pengentasan manusia dari berbagai krisisnya yang membelitnya 


قَدْ أَفْلَحَ مَن زَكَّىٰهَا


9. sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu,


وَقَدْ خَابَ مَن دَسَّىٰهَا


10. dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya.



(QS Asy Syams [91] :9-10).


Imam Al-Ghazali melakukan ikhtiar ini, ketika melihat berbagai krisis yang melanda umat manusia dizamannya, menyusun kitab Ihya 'Ulumuddin.


Buku ini sebuah upaya untuk menyucikan jiwa dan mengisi kekosongan spiritual yang terjadi pada zamannya.


Prinsip dan kenyataan ini pula yang harus kita lakukan, ibda bi nafsik memulai dari diri sendiri. Bagaimana langkahnya? Ya dari Menyucikan Jiwa.


Mensucikan Jiwa atau menurut Kamus Besar Bahasi Indonesia (KBBI) yang tepat adalah Menyucikan Jiwa adalah intisari dari Buku Ihya Ulumuddin Al Ghazali Ini memang buku lawas. Buku yang mendapatkan sentuhan tangan seorang ulama aktifitas Islam di abad modern ini, Syaikh Sa'id Hawwa. 


Penulis seringkali menyiapkan bekal untuk Ramadan dengan banyak membaca buku bertemakan Ruhiyah. 


Buku ini bisa menjadi inspirasi,  sebagai langkah partisipasi untuk mengatasi berbagai krisis yang melanda bangsa Indonesia saat ini. Sebagaimana Al Ghazali dan Said Hawwa telah membuktikan pada zamannya. 


Itulah alasan kuat saya mengangkat kembali buku dalam rubrik resensi ini. |  Eman Mulyatman 


Baca juga :

Seni Menegur Kesalahan Pasangan tanpa Membuatnya Marah


Video 

Silakan klik:


#saidhawwa #menyucikanjiwa #tazkiyatunnafs




Share this article :

Posting Komentar

 
Copyright © 2011. Mafaza Online: Menyucikan Jiwa, Langkah Awal Mengurai Krisis . All Rights Reserved