Rabu, 23 November 2022

Home » » Spanduk NII di Garut Dukung Anies, Ketua DPP NasDem: Kita Tidak Pernah Membalas

Spanduk NII di Garut Dukung Anies, Ketua DPP NasDem: Kita Tidak Pernah Membalas

Anies Baswedan

 Serangan ini kan bukan hari ini saja kepada Anies. Serangan ini kan sudah bertubi-tubi dan semakin banyak serangan kepada Anies semakin naik elektoralnya Anies.


Mafaza-Online |  Ketua DPP NasDem Willy Aditya tak mempermasalahkan Negara Islam Indonesia (NII) yang memberikan dukungan kepada Anies Baswedan yang beredar di Garut, Jawa Barat di media sosial Twitter. 


Menurutnya semakin banyak yang menyerang mantan Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 bakal membuat elektabilitas Anies Baswedan meningkat.


“Serangan ini kan bukan hari ini saja kepada Anies. Serangan ini kan sudah bertubi-tubi dan semakin banyak serangan kepada Anies semakin naik elektoralnya Anies,” kata Willy di Gedung NasDem Tower, Gondangdia, Jakarta Pusat, Selasa, 22 November 2022.


Willy menilai seiring dengan naiknya elektabilitas Anies sebagai capres dari NasDem, banyak serangan yang ditujukan untuk menjatuhkan Anies dari berbagai pihak.


“Sebagai capres yang trennya naik tentu banyak serangan,” ujarnya.


Willy menuturkan NasDem tidak akan membalas serangan tersebut dengan negative campaign. Apalagi, lanjut Willy, Anies Baswedan merupakan  orang yang tidak pernah membalas itu.


“Itu menunjukkan bahwasanya Mas Anies tidak pernah membalas itu, tim tidak pernah membalas itu dengan hal-hal yang sifatnya negative campaignNegative campaign kalau kita lihat dari proses proporsi ya enggak relevan. Ya itu orang-orang yang keliru saja, orang yang salah sasaran, tidak tepat sasaran ini memainkan itu,” jelasnya.


Menurut Willy, terkait spanduk di Garut siapa saja bisa melakukan apalagi hanyak spanduk, hanya status. Dia melihat Anies Baswedan merupakan calon presiden yang sedang tren, tentu banyak serangannya.


“Ini zaman yang terbuka, apa saja orang bisa melakukan apalagi hanya spanduk. Apalagi hanya status, ya tentu sebagai calon presiden yang trennya sedang naik, tentu serangan juga meningkat,” tuturnya.


“Kita enggak tahu itu lempar batu sembunyi tangan. Hal-hal seperti itu bisa saja terjadi semakin memojokkan, ya tapi jadi tidak relevan lagi lah,” tutupnya. 


KBA




Yuk kita peduli dan berbagi : 

Mafaza-Online Peduli Gempa Cianjur

Share this article :

Posting Komentar