Minggu, 13 November 2016

Home » » Empat November Diusulkan Jadi Hari Anti Penistaan Agama, Setuju?

Empat November Diusulkan Jadi Hari Anti Penistaan Agama, Setuju?

Unjuk rasa bela Islam II pada 4 November lalu merupakan peristiwa luar biasa yang sebelumnya tidak pernah terjadi di Indonesia

  
Aksi Bela Islam
Mafaza
-Online |
Gelombang unjuk rasa yang digelar serentak pada 4 November 2016 berhasil mengumpulkan sekitar 2,3 juta umat Islam.

Jumlah itu disebut sebagai rekor terbesar sepanjang sejarah parlemen jalanan di Indonesia.

Tanpa embel-embel politik, massa kompak menyuarakan tuntutan proses hukum atas Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yang diduga kuat telah menistakan agama Islam dan menghina ulama.

Koordinator Presidium Himpunan Masyarakat Untuk Kemanusiaan dan Keadilan (Humanika) Jakarta, Muhammad Syaiful Jihad mengatakan, agar kasus penistaan agama tidak terulang kembali serta umat beragama menjunjung tinggi toleransinya, pihaknya mengusulkan agar tanggal 4 November ditetapkan sebagai 'Hari Anti Penistaan Agama'.


"Dengan Hari Anti Penistaan Agama, setiap WNI akan terus mengingat peristiwa unjuk rasa 4 November yang berlangsung dengan damai meski diikuti jutaan massa yang datang dari beragam agama, suku, ras dan golongan dari penjuru Tanah Air," kata Syaiful di Jakarta, Jumat (11/11/2016).

Menurut Syaiful, unjuk rasa bela Islam II pada 4 November lalu merupakan peristiwa luar biasa yang sebelumnya tidak pernah terjadi di Indonesia.

Selain jumlah massa lebih besar dari momen reformasi 1998, aksi itu juga mendapat perhatian dunia internasional. (ts)

TAJUK INDONESIA

Sebelumnya:


Silakan klik:
                                                         Lengkapi Kebutuhan Anda




Share this article :

Poskan Komentar