Kamis, 20 Oktober 2016

Home » » Kemah Wilayah SIT se-Jateng, Ajang Mempererat Ukhuwah

Kemah Wilayah SIT se-Jateng, Ajang Mempererat Ukhuwah

Mafaza-Online | Kemah Ukhuwah Wilayah 7 Satuan Komunitas (Sako) Pramuka Sekolah Islam Terpadu (SIT) se-Jawa Tengah (KEMWIL 7), akan dilaksanakan pada Sabtu-Selasa (5 – 8/11/2016), di Lapangan Tembak Akademi Militer Salaman Magelang.  Untuk mengetahui sejauhmana persiapannya reporter GeSIT (Gema Sekolah Islam Terpadu) mewawancarai langsung Kak Ahmad Setiadi, S.Pd.T, Ketua Pelaksana Kemwil 7. 

Menurut Kak Ahmad, Kemwil 7 se-Jateng ini adalah perkemahan untuk mempererat jalinan tali ukhuwah. Kemwil 7 ini menjadi sebuah pergerakan bersama, untuk Pramuka SIT.

Kemwil ini ajang mempertemukan anak-anak penggalang, dari berbagai SIT se Jateng, “Harapannya agar bertambah saudara dan bisa memberi manfaat, itu goal yang ingin dicapai,” jelas Kak Ahmad.

Kemwil 7, masih kata Kak Ahmad, sebenarnya program rutin. Sebelumnya selama 6 kaligabungan skala regional, Jateng dan Daerah Istimewa Yogyakarta. sudah enam kali. Terakhir di Purbalingga tahun 2012.

Tahun 2016 ini, karena pertumbuhan SIT di daerah tinggi, maka mulai dipisah, sesuai dengan provinsinya. “Jadi memang kalau secara mandiri Jawa Tengah, baru pertama kali ini,” ungkap Kak Ahmad.

Kemwil 7, dia menambahkan, secara umum mengacu pada program nasional SIT. Namun tetap sesuai dengan tradisi Pramuka, yakni: akrab dengan alam, mandiri, disiplin dan menjaga keteraturan. Disamping itu ada beberapa kegiatan yang mengasah wawasan.
“Namun di Pramuka SIT, ada target-target kehidupan Islami yang harus dijalankan selama perkemahan,” jelasnya. 

Meski setiap tahun Pramuka menggelar perkemahan, Kak Ahmad meyakinkan, di perkemahan ini ada sesuatu yang baru. Karena setiap perkemahan ada evaluasi jadi ada perbaikan.

“Tentu setelah enam kali pelaksanaan, kami sudah semakin mantap. Salah satunya, peserta harus masak. Karena memang targetnya melatih kemandirian,” ungkapnya

Peserta pun sangat antusias, menurut keterangan Kak Ahmad, sudah ada 140 sekolah yang siap berpartisipasi. Dari SMP, sudah ada 33 sekolah yang mendaftar, tapi regu yang ikut sudah lebih dari 33, jadi ada beberapa sekolah yang mendaftar lebih dari 1 regu. Sampai hari ini, (Rabu 19/10) sudah 1900 an ditambah 300-an pembina, ditambah panitia sekitar 100 orang. “Jadi totalnya ada 2300 an peserta,” jelasnya.

Lapangan Tembak Salaman dipilih karena memang ada instruksi dari pengurus wilayah SIT harus ada rotasi. “Selain itu, di Magelang tidak ada tempat yang bisa menampung plus fasilitas yang tersedia seperti air dan kamar mandi,” pungkasnya.   

Silakan klik:
                                                         Lengkapi Kebutuhan Anda

Sebelumnya:

      

Share this article :

Poskan Komentar