Kamis, 13 Februari 2014

Home » » Kecewa Layanan BPJS, Warga Jakarta Mengadu ke DPR

Kecewa Layanan BPJS, Warga Jakarta Mengadu ke DPR


Fahmi Idris | (Foto: Indonesia Raya News)
PROGRAM BPJS ternyata belum benar-benar siap meringankan masyarakat yang butuh pelayanan kesehatan di rumah sakit. Sejumlah orang mengaku lebih mudah berobat lewat fasilitas Kartu Jakarta Sehat

Mafaza-Online.Com|JAKARTA- Sejumlah warga Jakarta mengaku kecewa atas buruknya pelayanan medis pada program Badan Pelaksana Jaminan Sosial (BPJS). Mereka mengadukan persoalan itu pada anggota Dewan di lantai 3 Nusantara III, Kompleks Parlemen Senayan, Kamis (16/1).

Yati, penderita kanker payudara bercerita, semula dirinya memanfaatkan fasilitas progam Kartu Jakarta Sehat (KJS) di RS Islam Jakarta. Setelah pemerintah menjalankan program BPJS, ia tak bisa melanjutkan kemoterapinya karena RS Islam Jakarta mengutip bayaran perawatan sekaligus obatnya.


"Saya berharap layanan kemoterapi dapat digratiskan sebagaimana program KJS dulu. Saya tak punya uang untuk berobat dan membayar obatnya," ujar Yati.

Ibnu, pasien RS Cipto Mangunkusumo Jakarta, juga mengeluhkan hal yang sama. Penderita kanker mata ini tak bisa lagi berobat ke RSCM karena wajib membayar setelah program BPJS dilakukan. Sebelumnya, saat masih menggunakan program KJS, seluruh biaya berobat digratiskan.

Menanggapi keluhan masyarakat yang merasa jadi "korban" BPJS, Ketua DPR Marzuki Alie berjanji akan meneruskannya ke pihak terkait. "Kami catat untuk kami sampaikan dan komunikasikan dengan pemerintah agar konsep program BPJS ini dapat diperbaiki kekurangan dan celahnya," katanya.

Ketua BPJS Fahmi Idris yang turut dalam pertemuan itu menjelaskan, program KJS dari Pemda DKI Jakarta mulai 1 Januari 2014 telah dilebur ke dalam BPJS. Namun, peleburan itu memang perlu penyesuaian sehingga wajar ada kendala di lapangan.

"Kalau ternyata di lapangan masih ditemukan kendala dan keluhan dari masyarakat, BPJS akan perhatikan masukan melalui Crisis Center. Kita akan perbaiki tentunya," katanya. (jurnalparlemen)



Silakan di Klik:
Masjid at Tahirin Terendam Banjir, Semoga Bisa Segera digunakan Kembali
Share this article :

Posting Komentar