Sabtu, 07 September 2013

Home » » Indonesia Berpotensi Menjadi 'Big Brother' Dunia Islam

Indonesia Berpotensi Menjadi 'Big Brother' Dunia Islam

Negara kita tercinta memiliki semua potensi untuk menjadi panutan Islam internasional, mari kita jaga

Mafaza-Online.com|SILATURAHIM- Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta mengajak segenap komponen umat menjadikan Indonesia benar-benar sebagai “Big Brother” dunia Islam internasional.

Anis menegaskan hal itu dalam Dialog Kebangsaan di Pondok Pesantren Al-Ishlah di Dadapan, Bondowoso, Jawa Timur, Senin, (2/9/2013). Hadir pengasuh pesantren yang berdiri pada 1970 KH Maksum dan kalangan tokoh masyarakat dan ribuan peserta yang memadati ruang acara di Bondowoso serta beberapa pengurus teras DPP PKS.

“Negara kita tercinta memiliki semua potensi untuk menjadi panutan Islam internasional. Mari kita pelihara dan kembangkan semua potensi yang ada,” ajak Presiden PKS.

Pontensi dimaksud, papar Anis lagi, kekayaan etnis dalam negara kesatuan yang kuat karena ditopang oleh Pancasila yang mempersatukan pandangan ideologi di tengah masyarakat. Indonesia adalah negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia.

Ditambahkan, Indonesia juga memiliki banyak tokoh bangsa kaliber dunia. Belum lagi tokoh muda cemerlang dan sumber daya manusia (SDM) unggul di berbagai bidang, termasuk di antaranya penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek).

“Tidak ada alasan bagi bangsa besar ini untuk tidak menjalankan peran lebih kuat dan intens di pentas internasional. Indonesia harus lebih aktif tampil menjadi solusi atas permasalahan Islam internasional khususnya, untuk membangun peradaban dunia yang maju bagi semua,” papar Anis.

Anis juga berpendapat, salah satu cara untuk menampilkan Indonesia sebagai “saudara tua” yang semakin maju dimaksud, yakni dengan menjadikan kota-kota besar provinsi sebagai “magnet” keunggulan dan kemajuan.

Dalam beberapa kesempatan, orang nomor satu di partai bernomor pilih 3 ini menyebut Bandung sebagai kota yang berpeluang besar tampil di arena internasional. Karenanya, dia berharap banyak kepada Ridwan Kamil yang tidak lama lagi dilantik menjadi Walikota Bandung.

“Bandung, misalnya, memiliki sumber daya besar menjadi kota kreatif terunggul di Asia, bahkan dunia. Di bawah kepemimpinan Kang Ridwan dan Kang Aher (Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan), kita berharap akan lahir banyak karya monumental di sana,” ungkap Anis seraya menambahkan hal yang sama di Surabaya dan Jawa Timur.

Langkah selanjutnya, para tokoh umat perlu benar-benar menjadi jurubicara yang baik bagi Islam di Indonesia.

KH Maksum dalam Dialog Kebangsaan menyebut Presiden PKS Anis Matta lebih pantas dipandang sebagai kiai daripada tokoh partai politik. Anas, katanya, memiliki kualifikasi dan kapasitas sebagai kiai.

Pesantren Al-Ishlah dari tingkat Pendidikan Usia Dini (PAUD) hingga perguruan tinggi memiliki tak kurang seribu anak didik. Pesantren ini diasuh 400 lebih tenaga pengajar.


MAFAZA-STORE Lengkapi Kebutuhan Anda 

MafazaOnline Peduli (MOP)
MOP Adalah dana yang dihimpun dari pembaca. Untuk membantu dakwah Islam.

Mari bersinergi, Kirim bantuan melalui
Bank Muamalat Norek: 020 896 7284
Syariah Mandiri norek 069 703 1963.
BCA norek 412 1181 643
a/n Eman Mulyatman

Setelah transfer kirim sms konfirmasi ke 0878 7648 7687 Dengan format: Nama/Alamat/Jumlah/Bank/Peruntukkan (Pilih salah satu)
1. Desa Binaan 2. Motor Dai 3. Peralatan Shalat
4. Wakaf Al-Qur’an 5. Beasiswa 6. Dunia Islam

Syukran Jazakumullah Khairan Katsira

Klik Juga
Qurban di Daerah Rawan Pemurtadan

Share this article :

Poskan Komentar