Jumat, 08 Mei 2026

Home » » Ketika Rasa Malu Berubah Menjadi Prestasi: Cerita Aluna Sagita di Duta Pembicara Muda Indonesia

Ketika Rasa Malu Berubah Menjadi Prestasi: Cerita Aluna Sagita di Duta Pembicara Muda Indonesia

Aluna Sagita Duta Pembiacara Muda Indonesia

Menurut Alun ajang Duta Pembicara Muda Indonesia, kegiatan ini memberikan banyak pelajaran dan pengalaman yang membuat dirinya berkembang menjadi lebih percaya diri serta berani tampil di depan publik

Mafaza Online | Tidak semua keberanian lahir secara instan. Ada yang tumbuh perlahan melalui proses, pengalaman, dan kemauan untuk mencoba. 


Hal itulah yang dirasakan Aluna Sagita, siswi kelas XI RPL SMK Nurul Islam, Jakarta Timur yang kini berhasil menjadi salah satu peserta terpilih dalam ajang Duta Pembicara Muda Indonesia.


Baca juga: Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru, Wujud Komitmen Idrisiyyah Meningkatkan Kualitas Pendidik


Siapa sangka, siswi yang dulu dikenal pemalu dan kurang percaya diri saat berbicara di depan umum, kini mampu tampil berani bahkan dipercaya menjadi moderator atau MC (master of ceremony, pembawa acara) dalam kegiatan webinar.


Perjalanan Aluna dimulai dari keinginannya untuk mencoba hal baru dan melawan rasa takut dalam dirinya. 


Dengan dukungan sekolah serta semangat belajar yang tinggi, Aluna memberanikan diri mengikuti seleksi Duta Pembicara Muda Indonesia. 


Proses tersebut menjadi pengalaman berharga yang perlahan mengubah cara pandangnya terhadap kemampuan diri sendiri.


Aluna mengaku bahwa sebelumnya ia sering merasa gugup ketika harus berbicara di depan banyak orang. 


Namun setelah mengikuti berbagai tahapan kegiatan, ia mulai belajar mengendalikan rasa takut dan membangun rasa percaya diri.


“Awalnya saya orang yang sangat pemalu dan takut berbicara di depan umum. Saya bahkan sering tidak percaya diri ketika harus tampil. Tapi setelah mengikuti kegiatan Duta Pembicara Muda Indonesia, saya belajar untuk lebih berani dan percaya pada kemampuan diri sendiri,” ujar Aluna Sagita.


Secara tidak langsung, Aluna menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan banyak pelajaran dan pengalaman yang membuat dirinya berkembang menjadi lebih percaya diri serta berani tampil di depan publik.



Silakan Klik:


Perubahan positif yang dialami Aluna juga tidak lepas dari dukungan sekolah. SMK Nurul Islam terus mendorong siswa untuk mengembangkan kemampuan komunikasi melalui berbagai kegiatan, termasuk memberikan mata pelajaran tambahan berupa Public Speaking.


Kepala SMK Nurul Islam, Dian Purnamasari. menyampaikan rasa bangga atas pencapaian yang diraih oleh Aluna. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa keberanian dan kemampuan komunikasi dapat dilatih sejak di bangku sekolah.


“Kami sangat bangga dengan pencapaian Aluna Sagita,” ungkapnya.


Dian melanjutkan, Perubahan yang dialami Aluna menunjukkan bahwa siswa memiliki potensi besar jika diberikan kesempatan dan dukungan yang tepat. 


“Semoga prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus berkembang dan berani mencoba hal-hal positif,” harap Dian Purnamasari.


Dalam pernyataan tidak langsung, Kepala SMK Nurul Islam menyampaikan, sekolah akan terus mendukung pengembangan bakat dan kepercayaan diri siswa melalui pembelajaran maupun kegiatan yang mampu membentuk karakter positif.


Prestasi yang diraih Aluna Sagita bukan hanya tentang gelar yang didapatkan, tetapi juga tentang keberanian untuk berubah. Dari rasa malu yang dahulu membatasi dirinya. 


Aluna berhasil membuktikan bahwa setiap siswa memiliki kesempatan untuk tumbuh, bersinar dan meraih prestasi.


Baca juga: Jangan Terkecoh dengan Tren, Ikan Lokal justru lebih Segar dan Bergizi 



VIDEO


Silakan Klik:

Mafaza-Store

Lengkapi Kebutuhan Anda


#pendidikan #dutapembicaramudaindonesia #smknurulislam


Share this article :

Posting Komentar