Selasa, 14 November 2023

Home » » Stroke Selain Menyebabkan Cacat Permanen juga Memicu Masalah Finansial, Yuk Kenali

Stroke Selain Menyebabkan Cacat Permanen juga Memicu Masalah Finansial, Yuk Kenali

Stroke merupakan kondisi medis serius dan dapat mengancam jiwa
 
Pertolongan Pertama Stroke yang penting dan dapat jadi penentu keselamatan

Mafaza-Online | Pasien yang diduga menunjukkan gejala stroke harus segera dilarikan ke Unit Gawat Darurat (UGD) di Rumah Sakit terdekat dalam masa Golden Hour untuk mencegah risiko lebih lanjut, termasuk diantaranya kecacatan permanen bahkan kematian.


Stroke merupakan kondisi medis serius dan dapat mengancam jiwa. Menurut  World Stroke Organization dalam International Journal of Stroke (2022), sampai saat ini, stroke menjadi penyebab kematian kedua dan penyebab disabilitas ketiga paling tinggi di dunia. 


Baca juga :

KISAH TELADAN Doa Meminta Lawan yang Kuat


Dalam dua dekade terakhir, terjadi peningkatan jumlah stroke, yaitu 86% berakhir dengan kematian dan 89% menyebabkan disabilitas. Hal ini, terutama di negara yang berpendapatan rendah dan menengah ke bawah.  


Karena dapat menyebabkan cacat permanen, stroke sangat memengaruhi produktivitas penderitanya. Keluarga pasien pun dipengaruhi oleh efek besar dari risiko stroke, seperti masalah finansial. 


Itu karena penderita stroke memerlukan perawatan dan biaya yang tidak sedikit. 


Sementara itu, menurut Kementerian Kesehatan Indonesia (2019), selain berpengaruh terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat, stroke juga merupakan penyakit dengan biaya paling tinggi yang dikeluarkan oleh pemerintah. 


Berdasarkan data BPJS Kesehatan, terjadi peningkatan pembiayaan penyakit katastropik, termasuk stroke. Totalnya sekitar 4 triliun rupiah dari tahun 2016 hingga 2018. Artinya, stroke juga berdampak terhadap sosio-ekonomi negara.


Apa Itu Stroke? 


Stroke terjadi jika darah yang membawa oksigen tidak mengalir ke sebagian otak sehingga terjadi kematian sel atau jaringan. 


Ada dua jenis stroke, yaitu iskemik (penyumbatan) dan hemoragik (pendarahan). 


Pada penderita stroke iskemik, aliran darah ke otak terhenti karena terjadi penyumbatan atau pembekuan darah yang menyumbat pembuluh darah. 


Datanya 85% dari keseluruhan kasus stroke merupakan tipe iskemik. Pada penderita tipe kedua, yakni stroke hemoragik, pembuluh darah pecah sehingga terjadi perdarahan yang mengurangi aliran darah ke jaringan otak. 


Kedua tipe stroke ini mampu menyebabkan kelumpuhan hingga kematian.  


Jika seseorang mengalami stroke, segeralah hubungi nomor darurat 112, rumah sakit, atau ambulans agar penderita dapat segera diberikan pertolongan pertama. 


Dampak buruk serangan stroke dapat diminimalkan jika penderita segera memperoleh penanganan dalam periode emas (golden hours), yaitu antara 3 sampai 4,5 jam dari waktu serangan dimulai. 


Kondisi pasien dapat memberat bahkan berlangsung lama, hingga 24 jam atau lebih, jika tidak mendapatkan penanganan segera.


Selanjutnya :

Gejala Awal Stroke


Baca juga :

Keutamaan Mendidik Anak Perempuan



Silakan klik:


#stroke        #hemoragik 

Share this article :

Posting Komentar