Rabu, 22 Februari 2023

Home » » Mohammad Siddik, Komandan Diplomasi yang Kembali ke Rumah Besar (bagian 1 dari 4 tulisan)

Mohammad Siddik, Komandan Diplomasi yang Kembali ke Rumah Besar (bagian 1 dari 4 tulisan)

Mohammad Siddik, Komandan Diplomasi yang Kembali ke Rumah Besar

Mafaza-Online | Sejauh dan setinggi apa pun bangau terbang, akan kembali ke sarangnya. Agaknya ungkapan ini cocok untuk menggambarkan Figur kita kali ini. Sepak terjang Almarhum Mohammad Siddik semasa hidupnya, sekaligus menjadi bukti, bahwa kader Pelajar Islam Indonesia (PII) bukanlah "Jago Kandang."   

Dia sosok nyata yang, "Berani Tampil ke Gelanggang walaupun Seorang." Lihat saja sederet aktivitasnya selama puluhan tahun di lembaga bertaraf Internasional seperti PBB/UNICEF, OKI dan Islamic Deveploment Bank (IDB). Selama bertugas, Siddik tercatat pernah menjelajahi lebih dari 90 negara.


Pria kelahiran Kuala Simpang, Aceh  15 Januari 1942 -sempat mengalami operasi bedah jantung pada 2005-  meninggal pada Selasa, 29 Juni 2021 dalam usia 79 tahun. Allahumaghfirlahu warhamhu wa afihi wa fuanhu.


Meski lahir dari keluarga sederhana keturunan Pakistan, Siddik besar dan tumbuh dalam lingkungan yang begitu peduli dengan pendidikan dan dakwah. Beliau juga menguasai bahasa Inggris, Prancis, Arab, dan Urdhu. Itu pulalah yang membuatnya lincah, percaya diri beraktivitas di organisasi dakwah tingkat internasional.


Kakek dari 12 cucu ini tinggal dibilangan Condet Jakarta Timur,  pernah diamanahi sebagai Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) periode 2015-2021. 


Beliau wafat setelah berjuang melawan Covid19. Sepanjang hidupnya Pak Siddik dikenal  sosok yang  rajin membantu berbagai lembaga dakwah baik berupa pemikiran, dana maupun tanah wakaf.


Pak Siddik (begitu juniornya biasa menyapa) di mata Adian Husaini, bagai singa yang terus mengaum alias tidak berhenti menyuarakan kebenaran. Padahal, ketika itu usianya sudah 79 tahun.


"Bahkan saya sering menyebut Pak Siddik ini seperti orang yang sedang puber perjuangan, karena luar biasa (perjuangan beliau), kami yang lebih muda kalah semangat dan kalah aktif dengan beliau," ujarnya dalam ungkapan takziah.


Untuk melanjutkan membaca bagian selanjutnya silakan klik:

Mohammad Siddik, Komandan Diplomasi yang Kembali ke Rumah Besar (bagian 1 dari 4 tulisan)


MafazaTVšŸ‘‡

Baca Juga:

Silakan klik:
Lengkapi Kebutuhan Anda


#mohammadsiddik  #dewandakwah



Share this article :

Posting Komentar