Senin, 16 Maret 2020

Home » » Popularitas di Media Arus Utama dan Media Sosial

Popularitas di Media Arus Utama dan Media Sosial

Pelacakaan (tracking) dilakukan dengan menggunakan kata kunci yang relevan untuk diolah social media analytic tool. Kemudian diukur jangkauan (yang mencerminkan popularitas) dan sentimen (yang menunjukkan favorabilitas / akseptabilitas) netizen, dari hasil pelacakan sepanjang tiga bulan diketahui 9 tokoh yang mendapat porsi pembicaraan cukup luas


Tugu Selamat Datang di Tuban | kembangbilo.desa.id
Mafaza-Online | Lembaga Kajian Strategis dan Pembangunan (LKSP) menelusuri lebih jauh jejak sejumlah tokoh tersebut dan tokoh lain dalam pemberitaan di media online dan percakapan di media sosial pada periode cukup panjang (9 Desember 2019 - 9 Maret 2020).

Direktur Eksekutif LKSP Dr Astriana B Sinaga menjelaskan, pelacakaan (tracking) dilakukan dengan menggunakan kata kunci yang relevan untuk diolah social media analytic tool. Kemudian diukur jangkauan (yang mencerminkan popularitas) dan sentimen (yang menunjukkan favorabilitas / akseptabilitas) netizen.

Astriana menjabarkan, dari hasil pelacakan sepanjang tiga bulan diketahui 9 tokoh yang mendapat porsi pembicaraan cukup luas, yakni: Sunarsip (67,59 persen dengan 146 mention), Miyadi (11,11 persen dan 24 mention), Fredy Ardliyah Syah (6,02 persen dan 13 mention), Khozanah Hidayati (4,17 persen dan 9 mention), Noor Nahar Hussein (3,70 persen dan 8 mention), Warih Satria Setiawan (2,78% dan 6 mention), Amir Burhanuddin (2,31 persen dan 5 mention), Aditya Halindra Raridzki (1,85 persen dan 4 mention), dan Imam Solikin (0,48 persen dan 1 mention).

Astriana menganalisa, besarnya porsi pembicaraan tidak hanya ditentukan oleh pemberitaan media arusutama, namun juga oleh percakapan netizen yang merespon kegiatan atau pernyataan para tokoh.

"Tokoh muda Sunarsip terlihat aktif melakukan kegiatan komunitas di berbagai kelurahan dan berinteraksi dengan semua kalangan dengan memanfaatkan beragam kanal media. Selain itu, pandangan Sunarsip sebagai ekonom diliput oleh media nasional dan lokal," papar Astriana, Senin (11/3/2020).

Tokoh berikutnya yang mendapat sorotan luas adalah Miyadi, Ketua DPRD Kabupaten Tuban, dengan posisi politiknya dapat merespons berbagai isu dan permasalahan yang muncul di masyarakat. Sebenarnya Noor Nahar Hussein punya peluang sama, namun belum optimal.

Astriana menyebutkan, popularitas calon di media sosial dan media daring arus utama juga diukur lewat jangkauannya oleh seberapa besar viewers atau akun.

Hasil tracking LKSP menunjukkan hasil informasi tentang sosok Sunarsip (menjangkau 1,11 juta akun/viewers) dan Fredy (617.340 akun/viewers) terlihat paling luas penyebarannya. Miyadi (306.510 akun/viewers) dan Khozanah (425) mendapat porsi perbincangan tinggi, namun jangkauannya terbatas.

Nasib serupa dialami Warih (12.390 akun/viewers) yang sangat populer dalam poling. Sementara Aditya (599.710 akun/viewers) menyalip dengan jangkauan yang lebih luas, diikuti Noor Nahar (588.020 akun/viewers). Tokoh olahraga Amir (321) memiliki jangkauan terkecil.



Silakan Klik:


Share this article :

Posting Komentar