Selasa, 31 Mei 2016

Home » » Wakil Ketua MPR Ajak Pemuda Muhammadiyah Atasi Berbagai Kedaruratan

Wakil Ketua MPR Ajak Pemuda Muhammadiyah Atasi Berbagai Kedaruratan

Jika anak-anak tidak dilindungi dari perilaku menyimpang maka Indoesia akan kehilangan satu generasi

  
Wakil Ketua MPR RI Hdayat Nur Wahid, Apel Akbar Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda (Kokam) Muhammadiyah di Alun-alun Klaten, Jawa Tengah, Jumat (27/5)
Mafaza
-Online |
Wakil Ketua MPR RI Hdayat Nur Wahid mengajak Pemuda Muhammadiyah berkontribusi nyata menyelesaikan berbagai kedaruratan yang dihadapi bangsa. Mulai dari darurat narkoba, darurat pornografi, darurat minuman keras, hingga darurat kejahatan dan kekerasan seksual terhadap anak.

Hidayat menyampaikan ajakan tersebut dalam orasi kebangsaan pada Apel Akbar Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda (Kokam) Muhammadiyah di Alun-alun Klaten, Jawa Tengah, Jumat (27/5).

“Apakah saudara-saudara siap membantu mengatasi segala bentuk kedaruratan itu,” kata Hidayat kepada ratusan anggota Kokam Muhammadiyah yang memenuhi lapangan alun-alun Klaten.

Dalam acara yang juga dihadiri oleh Pangdam IV Diponegoro itu, Hidayat mengingatkan, pentingnya melindungi anak-anak dari kejahatan dan kekerasan. Pasalnya, jika anak-anak tidak dilindungi dari perilaku menyimpang maka Indoesia akan kehilangan satu generasi.


“Kita tidak ingin kehilangan generasi penerus. Kita harus lindungi mereka dari segala bentuk kejahatan dan kerusakan,” tandas Hidayat. 

Karena itu Hidayat memberikan apresiasi kepada pemerintah atas keluarnya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Perlindungan Anak. Perppu ini memperberat sanksi bagi pelaku kejahatan dan kekerasan seksual kepada anak-anak untuk memberikan efek jera.

Hidayat menilai, maraknya penyebaran narkoba, pornografi, minuman keras, kejahatan dan kekerasan seksual terhadap anak, sangat boleh jadi merupakan proxy war (perang proxy) yang dilancarkan pihak asing untuk memperlemah Indonesia dari dalam.

“Dengan menghancurkan generasi mudanya, mereka berharap Indonesia ke depan akan lemah sehingga mudah dikuasai sumber daya alamnya,” papar Hidayat.

Untuk itu semua komponen bangsa, termasuk Pemuda Muhammadiyah harus bahu membahu melindungi dan memperkuat generasi muda bangsa, terutama anak-anak yang rentan terhadap perilaku dan pengaruh buruk.



Silakan klik:
                                                         Lengkapi Kebutuhan Anda

Share this article :

Poskan Komentar