Senin, 15 Februari 2016

Home » » SDIT Ihsanul Fikri Kunjungi STPP Kota Magelang

SDIT Ihsanul Fikri Kunjungi STPP Kota Magelang

Ada 6 STPP, yakni di Bogor, Medan Magelang, Malang, Gowa dan Manokwari

  
Kunjungan SDIT Ihsanul Fikri ke STPP Magelang | FOTO: Srikandi Puji Lestari
Mafaza-Online.Com
| MAGELANG -
SDIT Ihsanul Fikri melakukan kunjungan ke Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Magelang. Kampus STPP ini letaknya memang tidak terlalu jauh, sekitar 20 menit dari SDIT Ihsanul Fikri, tepatnya di Jalan Magelang – Kopeng Km. 7 Desa Glagahombo, Kecamatan Tegalrejo.

Menurut Ustadzah Eni Sustiati, kunjungan ini untuk memperkenalkan anak-anak kelas 2 SDIT Ihsanul Fikri pada hewan yang dapat dimanfaatkan hasilnya oleh manusia. Siswa dikenalkan bagaimana cara memelihara dan mengenal pola hidup hewan.

“Selain untuk mata pelajaran Ilmu Pengetahuan (IPA), Anak juga bisa menceritakan pengalamannya dalam bentuk tulisan untuk pelajaran Bahasa Indonesia,” jelas Ustadzah Eni.

Kelas 2 SDIT Ihsanul FIkri ada 5 kelas. Terdiri dari kelas A sampai E, jumlah per kelas ada 32 siswa kecuali 2B ada 31 anak.

Begitu masuk kampus, suasananya seperti di kebun binatang, diantaranya ada kandang ayam Cemani dan rumput-rumput yang dbiarkan tumbuh.

Pak Mujiono dan Bu Wida Wahidah langsung menyambut para siswa. Para siswa diajak berbaris di lapangan dan membagi 2 kelompok, putra dan putri untuk berkeliling. Putra ikut Pak Mujiono dan yang putri ikut Ibu Wida.

Pak Mujiono menjelaskan pada para siswa, STPP Magelang ini salah satu Lembaga Pendidikan Tinggi Kedinasan yang bernaung di bawah Departemen Pertanian dan merupakan Unit Pelaksana Teknis Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian.


“Visinya Mewujudkan program studi yang unggul dalam menghasilkan tenaga ahli dibidang penyuluhan peternakan untuk berkompetisi secara nasional pada 2020,” jelas bapak yang bergelar Sarjana Sains Terapan ini.

Tujuan lembaga ini, masih kata Pak Mujiono, untuk menghasilkan lulusan tenaga penyuluh peternakan yang mampu berkompetisi secara nasional. STPP bertujuan menghasilkan lulusan yang mampu melakukan penelitian terapan di bidang penyuluh peternakan dalam rangka mendukung pembangunan sub sektor peternakan nasional. STPP untuk menghasilkan lulusan yang mampu melakukan layanan jasa kepada masyarakat setiap saaat dibidang penyuluhan peternakan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Berdirinya STPP Magelang bermula dari Sekolah Pertanian Menengah Atas (SPMA) Pemerintah Daerah Kabupaten Magelang, yang kemudian terus berkembang fungsi dan statusnya.

Para siswa lalu diajak berkeliling oleh Pak Mujiono dan Ibu Wida untuk belajar proses membuat pakan dan mempelajari mesin tetas unggas dari yang paling sederhana hingga modern.

“Dengan adik-adik datang berkunjung kesini, akan saya beritahu bedanya kambing dan domba, apa itu ternak, apa itu unggas,” terang Pak Mujiono.

Menurut Pak Mujiono, se-Indonesia ada 6 STPP, yakni di Bogor, Medan Magelang, Malang, Gowa dan Manokwari.

Sekarang ini di STPP Magelang ada 4 angkatan, masing-masing angkatan 2 kelas. Dulu sekolah ini berikatan dinas, tetapi sekarang untuk umum.

Anak-anak bertambah senang setelah mendapat bonus yoghurt dari Pak Mujiono, itulah yang dirasakan Davin, Wildan, Zakly dan Faiz ketika ditanyakan apa kesannya. Mereka merasa senang karena bisa memerah susu sapi secara langsung. Juga bisa bermain sambil memberi rumput pada kambing yang bertanduk panjang yang tidak pernah mereka lihat sebelumnya.

“Selama ini kami suka makan sate kambing dan sop daging sapi, tapi baru tahu cara memeliharanya,” kata mereka polos.

“Nanti di rumah jadi ingin memelihara hewan ternak,” kata Davin, Wildan, Zakly dan Faiz bersamaan. (EM/SPL)

Sumber:


Silakan Klik:
Murah Meriah Hanya Rp 25.000/bulan
 


Share this article :

Posting Komentar