Kamis, 18 Februari 2016

Home » » Panik, Pendaki Merapi Panggil Tim SAR

Panik, Pendaki Merapi Panggil Tim SAR

Pendakian ke gunung harus disertai dengan kesiapan yang matang demi keselamatan. Selain itu juga harus lapor ke petugas terkait


  
Mafaza-Online.Com | BOYOLALI Pendaki yang hendak naik ke gunung Merapi maupun Merbabu, diimbau agar mempersiapkan diri dengan baik. Selain itu juga didukung dengan perlengkapan dan logistik yang memadai.

Imbauan itu disampaikan Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boyolali, menyusul laporan belasan pendaki yang lost contact di Merbabu Selasa (16/2) malam. Pendaki asal Bantul itu berhasil ditemukan di Sabana I oleh tim SAR BPBD dan relawan sekitar pukul 03.00.

“Mereka tidak ada yang sakit, hanya kedinginan dan ketakutan, sehingga panik, kemudian memanggil tim SAR,” kata Kurniawan Fajar Prasetyo kepada wartawan Rabu (17/2).

Komandan SAR BPBD Boyolali ini menegaskan, pendakian harus dilakukan dengan persiapan yang matang. “Kalau tidak siap, tolong jangan maksa mendaki dulu,” tegas Yoyok, sapaan akrabnya.

  

“Kalau tidak siap, tolong jangan maksa mendaki dulu”




Berkait informasi belasan pendaki yang akhirnya dijemput tim SAR di Merbabu itu, jelas dia, awalnya mendapat informasi dari Tim SAR Bantul. Informasi menyebutkan adanya belasan pendaki yang memanggil tim SAR saat pendakian. Disebutkan ada pendaki yang sakit dan membutuhkan pertolongan.

Tim reaksi cepat BPBD bersama dengan relawan segera naik untuk pelacakan. Belasan pendaki tersebut itu ditemukan dalam kondisi selamat di kawasan Sabana I sekitar pukul 03.00. Ironisnya, setelah SAR dan relawan menemukan, mereka justru menolak diajak turun.

Melainkan tetap nekat meneruskan pendakian ke puncak. Tentu saja hal tersebut cukup disesalkan, mengingat sudah ada panggilan untuk pertolongan tim SAR.

Dengan kasus ini, Yoyok berharap bisa menjadi pelajaran bagi pendaki lain. Dia pun mewanti-wanti supaya pendakian ke gunung harus disertai dengan kesiapan yang matang demi keselamatan. Selain itu juga harus lapor ke petugas terkait.

JOWONEWS
Silakan Klik:
Murah Meriah Hanya Rp 25.000/bulan
 
Share this article :

Posting Komentar