Rabu, 07 Mei 2014

Home » » IM: Kami Akan Selalu Menjadi Duri Bagi Setiap Diktator

IM: Kami Akan Selalu Menjadi Duri Bagi Setiap Diktator

As-Sisi Tantang Debat Ikhwanul Muslimin di Hadapan Allah pada Hari Kiamat 


  
Mafaza-Online.Com | MESIR – Gerakan Ikhwanul Muslimin (IM) melalui salah satu akunnya di Twitter menyatakan bahwa IM selalu dianggap menjadi duri (hambatan) bagi setiap diktator di Mesir.

Realitanya, setiap diktator Mesir telah pergi baik karena meninggal atau terguling,  gerakan dakwah IM (alhamdulillah) masih tetap eksis hingga sekarang.

Hal tersebut diungkapkan IM  menanggapi pernyataan tokoh utama kudeta, Abdul Fatah As-Sisi, ketika wawancara dengan TV Mesir pada Senin sore lalu (5/5) bahwa dirinya tidak akan membiarkan IM untuk kembali eksis dan berkembang di Mesir.

As Sisi Menantang IM Sampai Akhirat

Mantan Menteri Pertahanan yang mencalonkan diri sebagai Calon Presiden Mesir Abdul-Fattah As-Sisi mengatakan bahwa dia hanya merasa “berutang kepada Tuhan dan rakyat Mesir“.  Sisi juga mengatakan bahwa dirinya adalah “orang yang jujur” yang tidak berutang apa-apa kepada siapa pun, demikian lansir Islammemo, Ahad (4/5/2014).

Jurnalis Mesir Kamal Ossama yang menghadiri pertemuan terakhir antara Sisi dan 22 tokoh media Mesir mengutip perkataan, “Saya akan berdebat dengan orang-orang dari Ikhwanul Muslimin di hadapan Allah pada hari kiamat, dan masing-masing pihak dapat memberikan argumennya pada hari itu.”

Kamal mengatakan bahwa As-Sisi mengenyampingkan rekonsiliasi dengan Ikhwanul Muslimin, “Siapa yang harus berdamai dengan siapa …? Mereka (IM) harus berbuat untuk menebus dosa-dosa mereka…”

Kamal menyampaikan pernyataannya tersebut dalam sebuah wawancara dengan saluran satelit pro-Sisi AlQahira Walnas pada Sabtu (3/5).

Pada Ahad (4/5) As-Sisi juga bertemu dengan perwakilan Sufi dan berjanji untuk melindungi semua rakyat Mesir dan Islam jika dia terpilih, sebagaimana dilansir  Ahram Online.

Sisi mengakui bahwa Mesir saat ini akan melalui masa-masa sulit, tetapi ia berjanji untuk mengatasi krisis anak-anak yang hidup di jalanan.

Dia juga dengan sesumbar mengatakan tidak bisa tinggal diam ketika ia menyaksikan ketakutan yang disebabkan oleh pemerintahan IM.

Pihak keamanan Mesir bertindak keras terhadap pimpinan, anggota dan pendukung IM sejak kudeta militer terhadap presiden terpilih Muhammad Mursi 3 Juli 2013 lalu. Pengadilan Mesir juga menjatuhkan hukuman mati massal kepada pemimpin dan anggota IM. Sementara dunia dan Aktivis HAM bungkam!

AHRAM ONLINE | ISLAMMEMO




Silakan klik: 
 


Share this article :

Poskan Komentar