Minggu, 27 April 2014

Home » » Hubungan PKB dan Rhoma Irama Sudah Selesai

Hubungan PKB dan Rhoma Irama Sudah Selesai

Rhoma Irama melalui pendukungnya yang tergabung dalam Riforri (Rhoma Irama For Republik Indonesia) mengancam menarik dukungan dari Partai Kebangkitan Bangsa



    
Musisi dangdut Rhoma Irama didampingi Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar di Kantor DPP PKB, Jakarta, 16 April 2013. Rhoma Irama yang berkunjung bersama komunitas difabel menyatakan dukungannya bagi pemenangan PKB dalam Pemilu 2014 dan siap maju menjadi calon presiden | (FOTO:  Tribunnews/Dany Permana)
Mafaza-Online.Com | JAKARTA - Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Marwan Jafar meminta semua pihak tenang menyikapi soal batalnya raja dangdut Rhoma Irama maju sebagai bakal calon Presiden. Menurut Marwan, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar sudah bertemu empat mata dengan Rhoma dan meluruskan kabar yang berkembang.

Di dalam pertemuan itu, lanjutnya, Muhaimin menjelaskan kondisi PKB saat ini menyangkut masalah koalisi. Di sana, Rhoma juga meminta kepastian pencalonannya.

"Sudah dijelaskan bahwa kami sudah berusaha dan Rhoma memahaminya. Jadi, secara organisasi, hubungan PKB dan Rhoma sudah selesai," kata Marwan saat dihubungi, Ahad (27/4/2014).

Marwan mengungkapkan, awalnya PKB menawarkan tiga bakal calon presiden yang bakal diusung, yakni Mahfud MD, Rhoma Irama, dan Jusuf Kalla, kepada mitra-mitra koalisi. Namun, dia meminta pendukung Rhoma jangan menyalahkan PKB jika ternyata mitra koalisi tidak tertarik.


"Kalau mitra koalisinya tidak mau, ya jangan salahkan kami. Yang jelas, kami sudah menawarkan nama bang Haji Rhoma Irama ke partai-partai yang menjalin komunikasi dengan PKB. Tapi kalau mereka tidak mau, mau diapakan?" ujarnya.

Sebelumnya, Rhoma Irama melalui pendukungnya yang tergabung dalam Riforri (Rhoma Irama For Republik Indonesia) mengancam menarik dukungan dari Partai Kebangkitan Bangsa. Riforri menyampaikan tiga poin yang harus dipenuhi PKB agar Rhoma tidak menarik dukungannya.

Pertama, Rhoma akan menarik dukungan bila PKB tidak konsekuen dengan kesepakatan yang telah disepakati bersama untuk mencapreskan Haji Rhoma Irama, pada 2014. Kedua, Rhoma Irama minta harus dilibatkan dalam menjalin koalisi dengan partai manapun. Jika tidak dilibatkan, maka penyanyi dangdut ini tetap akan mencabut dukungan kepada PKB. Adapun poin ketiga, Rhoma Irama menyatakan bakal berjuang untuk umat Islam dan negara Republik Indonesia yang berdasar Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Dalam kesempatan itu, Rhoma berhalangan hadir pada jumpa pers tersebut. Tim sukses menyatakan akan menunggu ketegasan PKB dalam waktu 2 minggu. Jika nama Rhoma tidak terdaftar sebagai Capres dari PKB tanpa diskusi sebelumnya maka Rhoma akan menarik dukungannya.

KOMPAS.com
Share this article :

Posting Komentar