Minggu, 02 Februari 2014

Home » » Survei Polcom: Inilah 10 Tokoh Pesaing Berat Jokowi

Survei Polcom: Inilah 10 Tokoh Pesaing Berat Jokowi

Pemaparan Survei Polcom Institute |(Foto: Eman Mulyatman)
Peluang generasi muda masih terhalang dominasi kalangan tua

Mafaza-Online.Com|JAKARTA- Political Communication (Polcom) Institute menggelar hasil survei pengukuran siapa saja yang bisa menyaingi Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dalam pemilu presiden 2014. Polcom memaparkan hasil surveinya hari ini, Ahad 02/04/2012, di Hotel Kartika Chandra Jakarta.

"Kami melakukan survei terhadap tokoh muda karena hasil survei kami menunjukkan 53,2 persen responden memilih mereka," ujar Direktur Polcom Institute Heri Budianto kepada wartawan.

Dari kalangan parpol, pesaing Jokowi yang paling berat datang dari partainya sendiri, yakni Tri Rismaharini, Wali Kota Surabaya. "Ibu Risma dipilih 19,1 persen responden," kata Heri.

Adapun tokoh dari kalangan nonpartai adalah Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan, yang kini mengikuti Konvensi Partai Demokrat. "Dahlan dipilih 18,7 persen responden," ujarnya.

  
Dr Heri Budianto |(Foto: Eman Mulyatman)
Heri menjelaskan surveinya dilakukan dengan dua metode.

Pertama, melalui riset content analysis untuk menjaring nama pemimpin nasional yang diwacanakan di media massa sebagai calon presiden. Ada 22 media massa yang diriset, terdiri atas enam media cetak, sepuluh media televisi, dan enam media online.

Kedua, nama-nama yang muncul dari hasil riset metode pertama, kata dia, kemudian dibawa ke publik untuk dinilai melalui wawancara langsung. Sebanyak 1.200 responden memberi tanggapannya kepada Polcom selama 2-25 Januari 2014. "Margin of error-nya kurang lebih 3,1 persen, kepercayaan 95 persen."

Menurut Heri, tokoh parpol di bawah Tri Risma adalah Wakil Ketua DPR dari Fraksi Golkar, Priyo Budi Santoso, yang dipilih 18,5 persen responden, kemudian pengusaha Hary Tanoesoedibjo 10,8 persen, Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra 9,7 persen, dan politikus PDI Perjuangan Puan Maharani 9,6 persen.

Adapun tokoh nonpartai di bawah Dahlan adalah Irman Gusman dengan tingkat keterpilihan 11,9 persen, kemudian anggota Badan Pemeriksa Keuangan Ali Masyikur Musa 11,2 persen, bekas Ketua Mahkamah Konstittusi Mahfud Md. 10,3 persen, dan bekas Menteri Perdagangan Gita Wiryawan 8,7 persen.

Dari diskusi ini juga ditarik kesimpulan, Pilpres 2014 menjadi peluang dan momentum munculnya calon presiden dari kalangan muda untuk meraih kepemimpinan nasional. “Polcom menilai pesaing berat Jokowi datang dari kelompok muda partai politik dan tokoh nonpartai,” ungkap Heri Budianto.

Tapi, sayangnya generasi muda masih terhalang dominasi kalangan tua. Seperti, Priyo Budi Santoso yang harus bersaing dengan Aburizal Bakrie. Priyo sangat mengapresiasi temuan Polcom ini (peluang calon muda). Tapi, pertanyaannya bukan berani atau tidak.

“Saya tunduk pada keputusan partai, selebihnya biarkan mengalir, siapa tahu ada keajaiban,” kata politisi Golkar ini diplomatis.   (Eman Mulyatman)


Silakan di Klik:
Menjadi Lebih Baik Agar Selalu ditolong Allah
Share this article :

Poskan Komentar