Jumat, 13 Desember 2013

Home » » Bisakah Microsoft Menebak Password Anda?

Bisakah Microsoft Menebak Password Anda?

Telepathwords memiliki kemampuan untuk menebak password Anda sebelum Anda selesai mengetiknya

Mafaza-Online.Com | IPTEK - Ada cara yang menyenangkan untuk mengetahui seberapa lemah password (kata sandi) yang Anda gunakan, Telepathwords memiliki kemampuan untuk menebak password Anda sebelum Anda selesai mengetiknya.

Dan jika perangkat web ini bisa memprediksi hingga karakter akhir, besar kemungkinan password Anda bisa dibajak.

Telepathwords merupakan bagian dari program besar penelitian Microsoft yang bekerja sama dengan Carnegie Mellon University, yang dirancang untuk mendidik pengguna web dan mencegah mereka membuat password online asal-asalan. Tidak peduli seberapa baik firewall yang ada di sistem operasi komputer atau seberapa sensitif sistem keamanan perangkat yang digunakan,  jika pengguna masih saja bersikeras untuk menggunakan password '123456' sama saja Anda memilih untuk bunuh diri.

Jadi, untuk mengetahui seberapa baik Anda menghindari potensi password dibajak, masuklah ke situs perangkat itu dan masukkan karakter pertama dari password Anda. Hanya dengan satu karakter, simbol atau nomor, Telepathwords akan mencoba untuk memprediksi karakter berikutnya. Perangkat itu melakukannya dengan mencari database password yang umum dikenal (yang terdata oleh sistem pelanggaran keamanan) dan kata-kata serta frase umum.

Dan untuk memastikan kunjungan setiap pengguna ke situs perangkat ini aman, Telephathwords menggunakan enkripsi.

Jadi, apa yang akan Anda lakukan jika sistem itu bisa menebak kata sandi Anda? Jawaban singkatnya adalah dengan mengubah password menjadi sesuatu yang jauh lebih kuat. Sophos Labs memiliki video yang luar biasa untuk menjelaskan bagaimana cara membuat password yang sangat kuat dan aman, yang mampu diandalkan untuk mengatasi masalah ini.

Meski demikian, masalah yang lebih besar adalah sebagian besar pengguna web menggunakan kembali password mereka di beberapa situs. Hal ini bisa dimengerti mengingat pengguna internet rata-rata memiliki sekitar 11 hingga 26 akun internet.

Untuk mengatasi masalah ini, pertimbangkan untuk menggunakan otentikasi dua faktor - sebuah opsi yang ditawarkan, antara lain, oleh Microsoft, Apple, Facebook, Google dan Twitter, atau menyimpannya dalam perangkat manajemen dan pembuatan password, seperti lastpass atau 1Password yang sama mudahnya seperti mengetik ABC, tetapi jauh lebih aman daripada menggunakan ABC sebagai password. (yahoo)



Silakan di Klik:


Share this article :

Posting Komentar