Jumat, 01 November 2013

Home » » Pemerintah Harus Aktif Membangun Dialog Kebangsaan

Pemerintah Harus Aktif Membangun Dialog Kebangsaan

Bangsa Indonesia sejak dulu terkenal sebagai Bangsa yang menjunjung tinggi toleransi, musyawarah dan gotong-royong

Mafaza-Online.Com | JAKARTA - Belakangan ini peristiwa tawuran antar warga semakin marak. Belum hilang ingatan pada satu peristiwa, muncul kembali peristiwa yang lainnya. Salah satunya yang belum lama terjadi adalah tawuran yang terjadi di wilayah PRJ Kemayoran, Jakarta Pusat, jelang dini hari, Selasa (29/10/2013).

Menurut petugas piket Polsek Cempaka Putih Bripka Budi, Forum Betawi Rempug (FBR) dan Pemuda Pancasila yang terlibat bentrok. Menurutnya, anggota kedua ormas yang terlibat tawuran itu berjumlah sekitar 200 orang. Mereka membawa berbagai senjata tajam.

Surahman Hidayat, Ketua BKSAP DPR RI, sekaligus anggota Komisi X DPR RI, ketika di hubungi di Jakarta, Rabu siang, (30/10/2013), menjelaskan, Kondisi ini sangat memprihatinkan, ini menjadi pekerjaan besar bagi bangsa Indonesia.

“Pemerintah harus aktif membangun dialog Kebangsaan, dengan melibatkan seluruh komponen Bangsa,” tegasnya.

Menurut politisi senior dari PKS Masyarakat saat ini sangat mudah terpancing melakukan tindakan kekekerasan. Mereka lupa, bahwa Bangsa Indonesia sejak dulu terkenal sebagai Bangsa yang menjunjung tinggi toleransi, musyawarah dan gotong-royong.

Rekonsiliasi sosial, masih kata Surahman, harus lebih di galakan oleh Pemerintah dengan melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, ketua Ormas, LSM, agar terbangun kesamaan pandangan.

“Kita semua, adalah anak bangsa, yang di lahirkan di wilayah yang sama, yaitu NKRI, yang memiliki semangat yang sama satu nusa satu bangsa, satu bahasa, yaitu Indonesia,” tutupnya.


Silakan di Klik:
✽̶ M-STORE LengkapiKebutuhanAnda ♈̷̴✽̶⌣̊

Share this article :

Poskan Komentar