Selasa, 12 November 2013

Home » » Forsa Bekasi Peringati Muharram, Bangkit!

Forsa Bekasi Peringati Muharram, Bangkit!

Iwan Syahman Penyanyi Religi Malaysia | (Foto: Eman Mulyatman)
Muharam Bangkit, Ayo kita dekatkan jiwa kita untuk meraih keridhoan Allah SWT

Mafaza-Online.Com | BEKASI - Forum Silaturahmi antar Masjid dan Mushola Bekasi Timur menyelenggarakan Tabligh Akbar Gema Muharam 1435 H, Selasa 5 November 2013, bertemakan “Dengan Muharam Bangkit, Ayo Kita Dekatkan Jiwa Kita untuk Meraih Keridhoan Allah SWT. Acara menghadirkan  Penceramah Ustadz Abdurrahman Lubisdihibur. Untuk menghibur Jamaah panitia mendatangkan Penyanyi religi asal Malaysia, Iwan Syahman. Peringatan Muharam ini bertempat di Gerbang Perumahan Bekasi Timur Regency.

“Bersyukur diberi nikmat oleh Allah SWT, setiap kita bersyukur maka akan ditambah nikmatnya oleh Allah SWT,” begitu kata Iwan Syahman membuka penampilannya.

Iwan Syahman di era 1990, muncul dengan lagu beraliran slow rock.Lagu-lagu tentang Cinta yang dibawakannya sempat bertengger di papan atas di 24 radio.

Pada 1996, dia pindah aliran ke dangdut.Lagunya yang berjudul, “Yang Sedang-sedang” tak hanya diputar di radio-radio Jakarta dan Singapura tapi juga di India.

“Sayangnya, setiap Maghrib dan Isya, klub-klub malam dan cafe-cafe memutarnya,” katanya penuh sesal.

Saking laris lagu-lagu ciptaannya ada yang dicuri oleh artis India. Di dangdut Iwan pun eksis dia sempat berduet dengan ratu dangdut Malaysia.

Tapi, ada sesuatu yang mengganjal. Semakin sukses terasa semakin jauh tak hanya dengan anak dan Istri, tapi juga dengan Allah SWT.

Memasuki usia 48 tahun Iwan memutuskan kembali (taubat) pada Allah SWT. Menurut pengakuannya, selama setahun belajar shalat dan puasa. Lalu, bertemu dengan Ustadz Sofyan Palu yang menasihati apa yang telah saya capai bukanlah kejayaan. “Sesungguhnya kejayaan sejati itu karena dakwah di jalan Allah SWT,” kalimat Ustadz Sofyan itu terngiang-ngiang di telinga Iwan.

Tekad Iwan semakin menebal utuk segera taubat. Satu persatu kemaksiatan ditinggalkan, “Karena manusia diciptakan untuk mengamalkan agama dengan sempurna,” tutur Iwan Syahman.

Pria kelahiran 1961 kelahiran Kisaran Sumatera Utara. Menuturkan, “Kalau kita kembali pada Allah SWT maka akan kita dapati bumi Allah SWT yang luas.”
Dalam sambutannya, Ustadz Achmad Nasihi MT selaku Ketua Forsa menuturkan sangat bersyukur bisa menyelenggarakan acara semacam ini. Ditengah kelesuan darah, maka acara seperti ini sangat bagus diadakan, Insya Allah akan membangkitkan semangat keislaman warga di Bekasi Timur Regency, “Bangkit!” pekiknya yang disambut takbir dari hadirin.



Ustadz Abdurrahman Lubis dan Iwan Syahman | (Foto:Eman)

Dalam ceramahnya, Ustadz Abdurrahman Lubis menekankan kepada hadirin yang hadir agar menjadi insan penggerak. “Qum fa andzir, bangun berilah peringatan, namun jangan bangun sendiri, tapi harus membangunkan orang di dekatnya!” katanya

Menurut Ustadz yang pernah jaulah ke 20 negara ini, setelah membandingkan  dia melihat problem Indonesia bukanlah masalah kemiskinan, tapi masalah keimanan terutama mengabaikan shalat. “Saksikalah olehmu bahwa mereka yang mondar-mandir ke masjid itu adalah orang beriman, jadi berapa orang yang mau ke masjid. Perayaan Muharam ini akan gagal, bila jumlah orang-orang yang ke masjid tidak bertambah!” katanya.


Penyerahan buku yang diterima oleh Ustadz Achmad Nasihi MT, Ketua Forsa | (Foto: Eman)

Acara yang berlangsung duet antara ceramah Ustadz Abdurrahman Lubis dan nyanyian religi Iwan Syahman  ini juga diselingi dengan kesenian marawis,  door prize dan penyerahan buku karya Ustadz Abdurrahman Lubis “Sorotan al Quran dan Sunnah terhadap Islam Liberal.”

Juga dibagikan CD Nyanyian Religi Iwan Syahman, yang infaqnya ditujukan untuk membiayai Yatim Piatu. Acara berlangsung hingga tengah malam. Hadirin yang datang merupakan Jamaah 21 masjid dan mushalla yang tergabung dalam Forsa.Mereka terlihat antusias tak beranjak dari duduknya. (Eman Mulyatman)



Share this article :

Posting Komentar