Minggu, 27 Oktober 2013

Home » » Murka Dimata-matai AS, Para Pemimpin Eropa Bersatu

Murka Dimata-matai AS, Para Pemimpin Eropa Bersatu

Kanselir Jerman, Angela Merkel
Laporan bersumber dari bocoran whistleblower NSA, Edward Snowden

Mafaza-Online.Com | EROPA - Para pemimpin Eropa marah besar atas dugaan penyadapan NSA Amerika Serikat terhadap warga dan beberapa pemimpin negara Eropa. Mereka bersatu menggelar pertemuan penting hingga tengah malam tadi untuk menyatakan sikap terhadap AS.

Salah satu pemimpin Eropa yang marah adalah Kanselir Jerman, Angela Merkel. Menuruntya, laporan penyadapan ponsel miliknya oleh Badan Keamanan Nasional (NSA) AS.

Sebelumnya Presiden AS Barack Obama telah membantah laporan yang bersumber dari bocoran whistleblower NSA, Edward Snowden itu.

Reuters, pada Jumat (25/10/2013) melaporkan, setelah pertemuan puncak para pemimpin Eropa tengah malam tadi, Herman Van Rompuy, Presiden Dewan Eropa, mengumumkan hasilnya.

Menurutnya, Perancis dan Jerman sedang mengupayakan pembicaraan bilateral dengan AS untuk merampungkan masalah skandal spionase AS yang mulai terbongkar itu.

”Apa yang kita pertaruhkan adalah soal kelanggengan hubungan kami dengan AS,” kata Presiden Perancis, Francois Hollande. “Mereka (Uni Eropa) tidak boleh berubah karena apa yang telah terjadi. Tapi percayalah (hubungan ini) harus dipulihkan dan diperkuat.”

Kanselir Jerman, Angela Merkel yang masih marah menuntut perubahan kerja intelijen AS. ”Ini menjadi jelas bahwa untuk masa depan, sesuatu harus berubah secara signifikan,” kata Merkel, seperti dikutip al-Jazeera.

”Kami akan menempatkan semua upaya dalam menempa pemahaman bersama pada akhir tahun untuk kerjasama dari badan (intelijen) antara Jerman dan AS, serta Perancis dan AS untuk membuat kerangka kerjasama.”

Para pemimpin Eropa marah, setelah muncul laporan dugaan penyadapann NSA di Eropa yang meluas.

Setelah NSA disebut menyadap puluhan juta catatan telepon rakyat Perancis, termasuk diplomat Perancis di Washington dan PBB, NSA juga diduga menyadap ponsel Kanselir Jerman, Angela Merkel. Baik NSA maupun Obama telah membantah laporan itu. (sindo)


Silakan di Klik:
✽̶ M-STORE LengkapiKebutuhanAnda♈̷̴✽̶⌣̊
Share this article :

Poskan Komentar