Senin, 02 September 2013

Home » » Kurban Berjuta Manfaat

Kurban Berjuta Manfaat

Kurban Bersama Warga Merapi Korban Erupsi Di Daerah Rawan Pemurtadan

Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkurbanlah (QS Al Kautsar[108]:2)
 

Mafaza-Online|MAGELANG- Alhamdulillah, bersama Yayasan Uswatun Hasanah Magelang telah melaksanakan survey, ke 2 titik yang direncanakan untuk penyaluran hewan kurban. Survei dilaksanakan pada Ahad 21/10/2012 tahun lalu.

“Wah kita disangkanya mau ke gereja nih,” seloroh ustadz Imam Santosa, SPd.

Ahad pagi sekitar pukul 08 kami memasuki dusun Kenalan Pakis Magelang. Terlihat petani sudah sibuk dengan kegiatannya. Rata-rata mereka bertani sayur mayur, seperti kubis dan wortel. Tapi mendekati masjid justru pemandangan berbeda, ada serombongan orang berpakaian rapi, ada juga yang menggunakan kopiah (seperti hendak ke masjid layaknya). Mereka menenteng alkitab. Tabligh akbar? Tapi, eit… jangan salah mereka justru ingin kebaktian di Gereja Kristen Jawa (GKJ) Kenalan.

(Maaf pada penulisan sebelumnya tertulis Pakis Salatiga, ternyata yang benar Pakis Magelang, daerah ini memang perbatasan antara Salatiga dan Magelang- tulisan ini sekaligus sebagai ralat, dengan demikian kesalahan telah kami perbaiki).

Klik ; Sejarah pendirian GKJ Kenalan


“Bapak sedang ke pasar, tapi sudah saya telepon dan katanya sudah dalam perjalanan pulang,” jawab suara dari dalam rumah Ustadz Fauzan selesai menjawab salam kami.

Sambil menunggu ustadz Fauzan. Kami menikmati udara pegunungan. Naluri sebagai jurnalistik tak menyia-nyiakan untuk memotret pemandangan langka; Lelaki berkopiah, tapi menuju gereja.

Tak lama yang ditunggu pun tiba. “Tahun kemarin ada 6 kambing, tiga ekor dari Pembaca Sabili,” terang ustadz Fauzan. Enam kambing itu dibagi juga ke desa lain, Pogalan Kawiran dan Citran.

Ustadz Fauzan adalah dai yang ditugaskan dari Asia Muslim Charity Foundation (AMCF), pasca erupsi Merapi. Rumah Ustadz Fauzan berhadapan langsung dengan GKJ Kenalan. Di sini dia ditugaskan untuk membina muslim setempat.

“Kalau saya bikin acara, besok ada acara (dari pihak gereja), seperti pengajian keliling, sekarang juga ada kebaktian keliling,” ungkapnya.

Ustadz Fauzan lalu menceritakan bahwa pada Sabtu 15/9/2012 lalu ada penahbisan pendeta acara berlangsung dari Pukul 09.00. Acaranya ada Kotbah, resepsi yang dihadiri oleh Muspida Kab. Magelang, BKS Gereja-gereja Magelang, tokoh-tokoh agama dan masyarakat Kab. Pakis. Resepsi diawali dengan tampilan karawitan anak Sekolah Minggu GKJ Kenalan, paduan suara GKJ Kenalan dan tari gambyong.

Setelah resepsi sebagai ungkapan syukur Michele Idol cs juga menghibur masyarakat Kenalan. Acara dilanjutkan dengan tampilan kesenian jathilan-jaranan persembahan dari desa tetangga. Malamnya masyarakat dihibur dengan ringgit purwa oleh dalang Ki Henokh siswa SMU Kolose de Brito Yogyakarta. Dalang ini tak lain, salah satu cucu dari penginjil di GKJ Kenalan.

“Ada sekitar 600 –an orang dari luar yang meramaikan acara ini,” terang ustadz Fauzan.

Kami lalu berbincang tentang kurban, Ustadz H Imam Santosa menekankan agar hewan kurban langsung disembelih. Tentang pengelolaan kulit dan upah bagi pekerja yang memotong hewan, tidak boleh dalam bentuk daging. Hewan kurban harus ditunggu sampai penyembelihan, karena ada juga yang diberikan tapi tidak dipotong, malah dipelihara,

“Ini jelas salah,” tegas Ustadz Imam yang juga salah seorang Pimpinan Yayasan Uswatun Hasanah.

  
BARBERQU di Dusun Kerug Majasingi Borobudur Magelang

Untuk tahun ini ada 5 kambing yang disalurkan dari Yayasan Uswatun Hasanah untuk dusun Kenalan dan sekitarnya, kambing tersebut akan didrop pada tiga hari menjelang Idul Adha. Kurban lainnya akan disalurkan ke Desa Kerug, Majasingi, Borobudur berupa 5 ekor kambing dan seekor sapi. Lima ekor Kambing dan juga seekor sapi akan dipotong di Desa Diwak Dukun Muntilan.
  

  Yayasan Uswatun Hasanah juga sedang membangun masjid di Desa Diwak Dukun Muntilan. “Bukan perkara mudah membangun masjid disitu,” ungkap Ustadz Imam Santosa.
  

Dari Kenalan Pakis, kami terus ke Dusun Diwak Desa Sumber Kecamatan Dukun Kota Muntilan. Desa ini tergolong rusak parah ketika terjadi erupsi Merapi. Sebelum memasuki desa ini kita akan melewati Perguruan Ktolik Kanisus, Makam para Romo, dan Gereja Paroki Santa Maria Lourdes Sumber, pendek kata daerah ini didominasi non muslim. 

Dalam perjalanan pulang Tim mendapat pesan singkat dari Ibu Waly, sebagai kerabat Mbah Marijan yang menitipkan tiga ekor kambing untuk warga Dusun Pedut Cepogo Boyolali. Harapan kami kerjasama ini berbuah kebaikan sebagai bekal kita menghadap Allah kelak. Amin ya rabbal alamin. Semoga kita di beri kelapangan rezeki agar dapat berkurban tahun ini

Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu! Ia menjawab: “Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar”. Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis(nya), (nyatalah kesabaran keduanya). Dan Kami panggillah dia: “Hai Ibrahim, sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu sesungguhnya demikianlah Kami member balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata. Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.” (QS Ash Shaffat [37] :102-107)


Silakan di Klik:
BARBERQU (teBAR BERkah QUrban) 
Share this article :

Poskan Komentar