Minggu, 13 Januari 2013

Home » » CIR Kritik Sikap Arogan DI

CIR Kritik Sikap Arogan DI



MafazaOnline-JAKARTA-Center for Indonesian Reform (CIR) mengapresiasi sikap Danet Suryatama, perancang mobil listrik nasional yang dikecewakan perlakuan semena-mena Dahlan Iskan. Demikian, kata Direktur CIR Sapto Waluyo dalam rilis yang diterima redaksi, Sabtu, 12/1/2013. 





"Visi Danet sejajar dengan BJ Habibie, dia rancang mobil listrik super canggih agar bangsa lain tak remehkan karya asli Indonesia,” kata Sapto.

Dari situ nanti, masih kata Sapto, proyek mobil listrik nasional yang murah untuk rakyat punya legitimasi profesional. Bahkan, yang dibutuhkan sebenarnya adalah transportasi publik murah dengan energi ramah lingkungan dan terbarukan," ujar Sapto Waluyo, Direktur Eksekutif CIR.

Sapto mengenal Danet sejak bekerja di Daimler-Chrysler sebagai teknisi/desainer otomotif yang berdedikasi. Dia mau balik ke Indonesia, antara lain tertarik dengan program mobil nasional. Dalam rilis resmi  ElektrikCar, Danet menyebut modifikasi rem vacuum pump bisa berakibat fatal. Sementara Dahlan berkesimpulan pasca uji coba yang nekad, perlunya gearbox.

CIR mengkritik keras sikap arogan Dahlan Iskan yang mengabaikan pelanggaran hak cipta mobil listrik Tucuxi. Bahkan, Dahlan berfilosofi menyesatkan: pelanggaran (uji coba tanpa prosedur dan abaikan UU lalu lintas) bukan kejahatan.

CIR juga prihatin dengan kecelakaan yang terjadi, tapi itu karena kesalahan tim Dahlan sendiri yang mengotak-atik mesin dan melakukan uji coba tanpa persiapan standar. Tucuxi itu kan baru prototipe, ada perjanjian dalam proses jual-belinya (yang diabaikan Dahlan), sehingga tidak bisa dibongkar dan dimodifikasi sepihak.

Kita lebih mencemaskan perkembangan proyek mobil listrik yang disebut 'program nasional', karena ternyata orang sekelas Meneg BUMN tidak menghormati inovasi teknologi," ujar Sapto.

Pengamat politik UI Yon Mahmudi pun turut mengkritisi. "Dalam konteks itu, Dahlan bertindak selaku pembeli, penguji dan penilai produk teknologi sekaligus. Semua itu dilakukan dengan inisiatif sendiri, tapi amatiran. Apa itu tupoksi Menneg BUMN?” katanya geleng-geleng.

Dalam kesempatan itu, dia juga kembali mempertanyakan kapasitas DI, mengapa pengujian produk unggulan tidak diserahkan Kementerian Perhubungan atau Kemenristek? Itu merusak kredibilitas DI yang saat ini digadang-gadang sebagai bakal Capres," jelas Yon Mahmudi, dosen FIB Universitas Indonesia.

Memang gaya Dahlan, pada mulanya dinilai sebagai terobosan, karena rakyat sudah bosan dengan birokrasi berbelit-belit dan koruptif. Tapi, makin hari terlihat kebablasan.

CIR menilai, DI mau keluar dari suatu sistem lama, tapi tak serius membangun sistem baru yang lebih solid dan menghargai profesionalitas. Proyek mobil listrik ini kan serius, Presiden yang akan meluncurkan dan promosi perdananya mungkin akan digunakan para tamu kehormatan dalam momen APEC di Bali, November 2013. Mengapa proses uji coba dilakukan serampangan?
Dahlan ingin mensukseskan atau menggagalkan program itu di tengah jalan?" ungkap Sapto mempertanyakan motif tersembunyi Dahlan di balik beragam manuver yang keluar dari tugas utamanya selaku Menneg BUMN.

Dalam kasus pembongkaran Tucuxi terlihat bengkelnya dikelola pegawai salah satu kontraktor BUMN dan punya hubungan dengan keponakan DI. (Eman Mulyatman/rilis)

Mafaza Market
===================================================================
Bagi Ukhti muslimah yang ingin tampil cantik nan shalihat, segera beralih ke pengobatan Herbal non alkohol. Tersedia: Aliya Natural Anti Acne dan Aliya Natural Regenerating Harga: Rp 40.000,- (Plus Ongkos kirim) Hub: Winwin (0293)5540586
NASI Jagung Manglie Harga @Rp 10.000 disc 30% bagi agen atau pembelian 1 karton (48 dus) Harga Belum Termasuk Ongkos Kirim Bagi Anda yang berminat silakan hubungi kami: 085717238073 (Muhammad Nur) Kami juga melayani Terapi, konsultasi kesehatan, ruqyah dan keharmonisan rumahtangga (permasalahan pria). Silakan di Klik:
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------ 


 
Share this article :

Posting Komentar