Mafaza-Online.Com | JAKARTA - SENKOM (Sentra Komunikasi) Mitra Polri, ormas di bidang sosial keamanan dan kebencanaan, mengerahkan anggotanya untuk terlibat aktif sebagai relawan Pemilu 2014 di seluruh Indonesia. Hal itu disampaikan H.Muhamad Sirot, SH, SIP selaku Ketua Umum Senkom, usai upacara pembukaan Diklat Kamtibmas dan Bela Negara di Jakarta.
"Senkom akan mengerahkan anggota di seluruh wilayah Indonesia untuk ikut aktif melakukan pengawasan Pemilu, agar hasil Pemilu nanti semakin berkualitas," ujar Muhamad Sirot.
Sebagai wujud dari keseriusan Senkom, organisasi ini dalam berbagai kesempatan di daerah-daerah juga melibatkan Bawaslu untuk menjadi pemateri untuk menjelaskan hak dan kewajiban relawan.
"Dalam diklat-diklat di seluruh Indonesia, seperti sedang berlangsung saat ini, kami libatkan Bawaslu untuk mensosialisasikan regulasi terkait masalah pengawasan Pemilu," terang Sirot.
Dia menambahkan, dengan semakin tingginya peran masyarakat seperti Senkom ini diharapkan kualitas hasil Pemilu nanti akan semakin baik.
"Tak hanya menjadi relawan pengawas saja, bahkan kami juga perintahkan kepada anggota untuk ikut menghimbau supaya masyarakat berperan aktif dengan mau datang ke TPS, sehingga dengan begitu tingkat partisipasi masyarakat juga meningkat dan menekan jumlah golput," tegas Sirot.
Tentang Senkom Mitra Polri
Senkom Mitra Polri atau sebut saja Senkom adalah ormas yang berdiri pada 1 Januari 2004 berdasar UU Kepolisian yang mengatur tentang Pam Swakarsa dan berdasar telegram Kapolri, serta berbadan hukum sebagai ormas (terdaftar di Kemendagri). Anggota senkom berasal dari berbagai lapisan masyarakat yang peduli kamtibmas dan berkeinginan menjadi bagian dari perekat bangsa.
![]() |
| Kabaharkam - Kaster Kodam Jaya di Senkom |
Hal ini bisa dilihat dari anggota Senkom yang ada dari berbagai kalangan, dari buruh sampai pengusaha, dari pegawai swasta maupun pegawai negeri, dari pelosok-pelosok desa hingga kota-kota, dari lintas berbagai suku serta lintas agama.
Dalam pola rekrutmen anggota, calon anggota Senkom harus memenuhi persyaratan, pertama HARUS PUNYA PENGHASILAN / MANDIRI, selanjutnya tidak menggunakan narkoba yang dibuktikan dengan Tes Urine, MOH LIMO (TIDAK BOLEH MAIN judi, MABUK, MADON/main perempuan, MALING/kriminil, MADAT/obat terlarang dan dalam menjalankan tugas tidak boleh merokok), mengikuti pelatihan dan dinyatakan lulus, serta mengembangkan sikap RUKUN, KOMPAK, KERJASAMA, JUJUR, AMANAT, SUKA BEKERJA KERAS, EFEKTIF DAN EFISIEN.
Tugas utama Senkom yaitu wajib menginformasikan kepada instansi terkait terdekat, apa bila mengetahui adanya gangguan Kamtibmas wajib menginformasikan ke Polri, apabila gangguan Hankamnas menginformasikan ke badan-badan intelijen TNI, apabila terjadi gangguan Sosial dan Bencana menginformasikan Ke Pemerintah Daerah/BNPB/BPBD serta membantu secara langsung melalui tim SENKOM RESCUE.
Senkom dalam berbagai kegiatan seperti diklat, dengan pembiayaan mandiri ditanggung oleh masing masing peserta.
Harapan kepada Pemerintah, agar lebih peduli terhadap kegiatan Senkom baik dalam pembinaan teknis maupun memberi bantuan operasional.
![]() |
| Majelis Jurnalistik |
Dalam sambutan Kapolri yang dibacakan Kabaharkam Mabes Polri Komjen Pol Badrodin Haiti, Kapolri memberikan apresiasi kepada Senkom yang selama ini telah aktif dalam membantu kepolisian dalam event-event besar.
"Saya memberikan apresiasi kepada Senkom yang selama ini telah membantu kepolisian dalam event-event besar nasional di seluruh Indonesia," ujar Kapolri.
Madu Manjakani, agar tetap Cantik Sehat dan Bugar



Tidak ada komentar:
Posting Komentar