Sabtu, 17 November 2018

Home » » Ketaatan Spiritual Kunci Ketahanan Keluarga

Ketaatan Spiritual Kunci Ketahanan Keluarga

Pengaruh perkembangan teknologi informasi dan komunikasi dapat menjadi ancaman dan berdampak negatif terhadap perilaku individu dan masyarakat apabila tidak memiliki ketahanan




Mafaza-Online | Pendiri sekaligus Pembina Komunitas Perempuan untuk Kesejahteraan, Dewi Saputrawati mengingatkan pentingnya meningkatkan ketahanan keluarga. Dia menyampaikan hal itu dalam dalam diskusi bertajuk “Perempuan dan Tantangan Global” di Bekasi, Ahad (28/10/2018). Menurutnya, keluarga sebagai unit terkecil dalam sistem sosial mempunyai peranan penting dalam mencapai kesejahteraan nasional. 

“Keluarga harus dibina dan dikembangkan kualitasnya agar sejahtera serta menjadi sumber daya manusia yang efektif bagi pembangunan nasional,” tuturnya.

 Realita kekinian, masih kata Ibu enam orang anak ini, pengaruh perkembangan teknologi informasi dan komunikasi dapat menjadi ancaman dan berdampak negatif terhadap perilaku individu dan masyarakat apabila tidak memiliki ketahanan. 

“Individu dan keluarga harus ditingkatkan ketahanannya melalui upaya peningkatan spiritual,” ungkapnya.


Barangkali ada yg pernah liat.. 
Terus lupa siapa yg jual 😁 
💥Yes..I'm here 😃 
⇩⇩⇩
Silakan Klik:



Salah satu ciri ketahanan keluarga yang tangguh adalah adanya ketaatan anggota keluarga untuk menjalankan agama dan kepercayaan yang dianutnya. Survei membuktikan, ketaatan spiritual merupakan hal pokok yang dapat memperkuat ketahanan keluarga. Tanpa agama, seseorang akan selalu dihantui oleh ketidak kepuasan dunia, selalu merasa kurang. 

“Ketaatan menjalankan agama akan menuntun hidup menjadi orang yang puas atas pemberian dan merasa cukup,” ucap Pembina Majelis Taklim di Kampung Sawah dan sekitarnya ini.

Masih menurut Ustadzah Dewi, keterlibatan pada kegiatan sosial juga memicu ketahanan keluarga. Hubungan sosial yang erat secara tidak langsung akan memengaruhi individu untuk memenuhi kebutuhan keluarga sehingga mencapai ketahanan keluarga. 

"Rumah tangga yang memiliki hubungan sosial yang baik dan erat dengan komunitas lingkungan tempat tinggal akan berdampak pada ketahanan sosial keluarga yang lebih baik," tuturnya.


Ia mengajak keluarga dan individu untuk ikut terlibat dan berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan sosial. “Mari ajak anak-anak kita sedini mungkin untuk terlibat dalam kegiatan kerja bakti, olah raga lingkungan dan aktifitas lainnya yang diadakan oleh lingkungan,” pungkasnya.

Share this article :

Posting Komentar