Senin, 10 Oktober 2016

Home » » Zionis Tangkap 2155 Anak, Selama Intifadhah Al-Quds

Zionis Tangkap 2155 Anak, Selama Intifadhah Al-Quds

Penjajah Zionis sengaja menembak anak-anak Palestina dalam jarak dekat

  
Mafaza
-Online |
Peneliti Urusan Tawanan Palestina, Riyadh Asyqar menegaskan, pemerintah Zionis penjajah sejak Intifadhah Al-Quds meletus Oktober tahun lalu secara intens mentarget anak-anak Palestina di bawah umur tanpa peduli jenis kelamin. Tercatat terjadi 2155 kasus penangakapan anak-anak atau seperempat lebih dari jumlah total kasus penangkapan selama setahun yakni 8000 kasus penangkapan.

“Anak-anak Palestina merupakan bahan bakar Intifadhah rakyat. Sehingga Zionis membidik mereka dengan tindakan terror, pembunuhan, penyiksaan. Bahkan korban anak-anak ada yang di bawah 10 tahun. Tidak sedikit mereka terluka dan juga menjadi target penahanan administrative”, Tegas Asyqar.

Sebagian besar yang menjadi korban penangkapan mengalami pemukulan fatal, ditahan dengan situasi keras, dan berbagai tindakan pelanggaran terhadap hak anak dan penyiksaan, serta tekanan kejiwaan dan fisik.


“Tindakan Zionis ini memperlakukan anak Palestina seperti ini bertengangan dengan undang-undang internasional terutama konvensi hak anak yang menjamin perlindungan anak-anak dan tidak menjadikan mereka sebagai target penangkapan dan penyiksaan”, Ungkap Asyqar.

Menangkap Korban Luka

Bahkan penjajah Zionis sengaja menembak anak-anak Palestina dalam jarak dekat. Dalam kondisi seperti itu mereka menjebloskan anak-anak tersebut ke penjara dengan alasan mereka hendak menikam pasukan atau warga yahudi. Sekitar 15 anak mengalami kasus seperti ini seperti yang dialami anak Ali Alqam (12 tahun), Ahmad Munashirah (13 tahun) keduanya dari Al-Quds. Di antara korban luka anak-anak perempuan adalah Istibaraq Ahmad Nur (15) dari Nablus dan Marah Jaudat Bakir (16).

Kekerasan menjadi cara permanen pasukan Zionis dalam menangkap anak-anak Palestina. Mereka mendapatkan pukulan saat tertangkap, bagian di bagian atas anggota tubuh seperti kepala.

Kini ada 400 anak Palestina dalam penjara Israel dalam situasi keras dan jauh dari rasa kemanusiaan. Asyqar meminta masyarakat internasional untuk menerapkan konvensi internasional dan memaksa Zionis menerapkannya dengan menghentikan penahanan anak-anak dan melindungi anak-anak yang ditahan dalam penjara.


Sebelumnya:

Silakan klik:
                                                         Lengkapi Kebutuhan Anda

Share this article :

Poskan Komentar