Sabtu, 24 September 2016

Home » » Anies Baswedan Bukan Penganut Syiah, Ini Penjelasannya

Anies Baswedan Bukan Penganut Syiah, Ini Penjelasannya

  
Anies Baswedan di Masjid Jogokariyan Yogyakarta
Mafaza
-Online |
Setelah koalisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Gerindra mengumumkan pasangan calon “Anies Baswedan – Sandiaga Uno” untuk maju ke Pilgub DKI Jakarta 2017 mendatang, muncul isu bahwa Anies Baswedan merupakan pemeluk Syiah dan sekaligus tokoh Jaringan Islam Liberal.

Mendengar penyebaran isu tersebut, seorang alumni Universitas Al-Azhar Cairo Mesir bernama Hafidin Achmad Luthfie melakukan tabayun dan investigasi ke sejumlah pihak.

Hasil tabayun ternyata hingga saat ini tidak ada bukti kuat dan tuduhan tersebut tidak didukung dengan data valid dan cenderung kearah fitnah semata.

“Anies insya Allah bukan pengikut syiah. Tuduhan itu tak punya bukti. Tidak didukung data valid” jelas Hafidin, jum’at (23/9/2016) malam.

Hafidin juga menjelaskan bahwa ayah dari Anies Baswedan bernama Drs. Rasyid Baswedan merupakan anggota Masyumi dan kakeknya Abdurrahman Baswedan merupakan pejuang kemerdekaan Indonesia. Keluarga Anies Baswedan lainya juga merupakan penganut Ahlu Sunnah Waljamaah.

Anies Basewdan sendiri sudah secara terbuka dihadapan anggota Al-Irsyad bahwa dirinya merupakan penganut Sunnah bukan penganut Syiah.
  
Anies Baswedan Menjadi Makmum Sholat Sesaat Sebelum Deklarasi Anies-Sandiaga
Hafidin juga mengajak umat Islam Jakarta agar tidak termakan isu yang tidak jelas dan berpegang teguh kepada Hadits Nabi Muhammad yang diriwayatkan oleh Bukhari yang berbunyi:

من صلى صلاتنا و استقبل قبلتنا و أكل ذبيحتنا فذلك المسلم الذي له ذمة الله و ذمة رسوله


“Barangsiapa sholat dengan sholat kami, menghadap kiblat kami, serta memakan sembelihan kami, maka dia adalah muslim yang memiliki jaminan Allah dan jaminan Rasul-Nya.”

ISLAMEDIA


Silakan klik:
                                                         Lengkapi Kebutuhan Anda
Share this article :

Poskan Komentar