Rabu, 04 Mei 2016

Home » » Ketua Yayasan Ihsanul Fikri, Drs Kusdiharno: Raih Keberkahan dari Temu Huffadz Nasional

Ketua Yayasan Ihsanul Fikri, Drs Kusdiharno: Raih Keberkahan dari Temu Huffadz Nasional

Ketua Yayasan Ihsanul Fikri Kota Magelang, Drs. H. Koesdiharno | Foto: Srikandi PL
Ihsanul-Fikri | Perhelatan Temu Huffadz Nasional (THN) tinggal menghitung jam. Rencananya, acara ini akan berlangsung pada Selasa – Ahad (3-8/5/2016) di The Oxalis Regency Hotel Magelang Jawa Tengah. Dalam hal ini, organisasi penyelenggara THN, adalah Yayasan Ihsanul Fikri (YIF) bekerjasama dengan Yayasan Markaz Al-Quran Jakarta.

Ketua YIF, Drs. H. Koesdiharno megucap syukur alhamdulillah, sejauh ini dia melihat panitia THN kompak sekali kerjanya. Panitia juga melakukan kerjasama dengan berbagai instansi baik itu dari Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang maupun dengan organisasi masyarakat (ormas) panitia melakukannya secara maksimal.

“Sehingga sambutan-sambutan dari masyarakat, luarbiasa masya Allah!” katanya

Selain itu, masih kata pria yang biasa disapa Pak Koes ini, sambutan selamat datang berupa spanduk ataupun  bilboard yang menghiasi setiap sudut strategis di Magelang ini, tidak hanya dari Ihsanul Fikri tapi juga dari pemkot, ormas dan juga partai-partai politik.

“Kami juga melibatkan seluruh jaringan sekolah Islam Terpadu di Jawa Tengah ini,” ungkapnya.

Pak Koes manambahkan, JSIT se-Jawa Tengah ini bekerjasama dengan THN dalam penggalangan dana dengan program Galibu (Galang Lima Ribu).

“Itulah kerja-kerja yang kami lakukan untuk suksesnya THN ini, massif tak kenal waktu, masya Allah, masya Allah dan masya Allah,” serunya. 

Dia juga mengungkapkan ihwal YIF mau menjadi penyelenggara perhelatan besar setingkat nasional ini. Menurutnya, sebagaimana umat Islam meyakini Al-Quran adalah mujizat yang diberikan Allah SWT kepada Rasulullah saw dan diwariskan kepada umatnya.

“Kami tidak ingin menjadi hamba-Nya yang zhalimun li nafsi atau menzalimi diri sendiri,” katanya mengutip surat Yunus ayat 44.

Selengkapnya Firman Allah SWT:

“Sesungguhnya Allah tidak berbuat zalim kepada manusia sedikitpun, akan tetapi manusia itulah yang berbuat zalim kepada diri mereka sendiri.” (QS Yunus 10 : 44)

Sehingga, tambah Koesdiharno lagi, ketika ada tawaran menjadi tuan rumah THN ini YIF langsung menyambut. Dia menegaskan, hal ini semata-mata untuk mengharap rahmat Allah SWT.

“Kami ingin melayani para huffadz, melayani keluarga Al-Quran, yang juga tamu Allah yang akan hadir di Kota Magelang,” tuturnya.

Dalam keyakinannya, THN ini suatu kesempatan yang mungkin tidak berulang lagi dalam sepuluh tahun mendatang. Makanya,  ketika ada tawaran untuk menjadi tuan rumah, pihak YIF langsung menyatakan kesanggupannya. Tidak lagi berfikir, berapa besar dana yang dibutuhkan dan bagaimana mencarinya.

Selain itu, rekan-rekan panitia belum berpengalaman menyelenggarakan acara untuk penghafal AL-Quran setingkat nasional dan rata-rata sudah punya kesibukan rutin.

“Bismillah! Hanya dengan keyakinan berkhidmah untuk Ahlul Quran dana akan Allah berikan, teman-teman akan dihadirkan untuk meyelenggarakan acara ini,” tandasnya.

Selain itu, masih kata Koesdiharno, perhelatan THN ini sejalan dengan program YIF yang akan akan mendirikan Pondok Pesantren.  Rencanaya, pondok ini ada mata pelajaran tahfidz al Quran, sebagai salah satu program unggulan.

“Semoga dengan THN ini bisa mendapat limpahan berkah dari apa yang kami rencanakan, yaitu pendirian Ponpes setingkat SMP dan SMA,” harapnya.  
"Sekolah dibawah binaan YIF ini dari PAUD, SD, SMP dan SMA adalah program berkelanjutan"

Jadi, Koesdiharno menambahkan, sekolah dibawah binaan YIF ini dari PAUD, SD, SMP dan SMA adalah program berkelanjutan. Semua siswa yang menuntut ilmu di bawah naungan YIF, insya Allah lulus SMA sudah hafal Al-Quran. Dari peserta THN yang lebih dari seratusan  orang ini, YIF ingin menggali ilmu. Bagaimana prosesnya sehingga mereka bisa menjadi seorang haffidz.

“Selain itu bila diantara para penghafal Al-Quran ini ada yang ingin mengabdi di YIF, tentu akan kami terima. Sehingga YIF bisa lebih cepat mencetak hafidz,” katanya.

Setiap pelaksanaan suatu kegiatan tentu akan mengalami hambatan. Namun dengan keyakinan akan adanya pertolongan Allah SWT, semua hambatan serasa mengecil. Kemudahan-demi kemudahan pun menyertai kerja panitia THN. Seperti dukungan penuh dari Pemerintah Kota Magelang yang tidak kecil artinya. 

Koesdiharno mengungkapkan, Visi misi walikota terpilih dalam Pilkada serentak 2015 kemarin, Bapak Sigit Widyonindito itu ingin menjadikan Magelang sebagai Kota Kota jasa yang cerdas modern sejahtera dan religius. Tentu ini sangat sejalan dengan acara THN. Inilah acara setingkat Nasional yang pertama dalam era kepemimpinan Sigit Widyonondito.

“Inilah langkah awal yang baik. Ini sangat menunjang, sangat matching, masya Allah!” pungkas Koesdiharno.

Sebelumnya:

Silakan klik:
Lengkapi Kebutuhan Anda
 

Share this article :

Poskan Komentar