Jumat, 04 Maret 2016

Home » » Luar Biasa, Pelaut Ini Saksikan Kelahiran Sebuah Pulau

Luar Biasa, Pelaut Ini Saksikan Kelahiran Sebuah Pulau

Awak kapal pesiar Maiken, saat itu sedang berlayar melalui Samudera Pasifik dekat Kepulauan Vava'u di Tonga, ketika mereka melihat bahwa air laut dari kejauhan berwarna aneh. Mereka pun kemudian mendekat, dan secara misterius laut berubah menjadi batuan


  
Kemunculan Pulau Baru | Daily Mail Online
Mafaza-online.Com | PECINTA ALAM -
Perubahan bentuk bumi sudah terjadi sejak miliaran tahun yang lalu, dan terus berlanjut hingga saat ini. Bumi mengalami pergerakan yang cukup kecil, hingga kita tidak bisa merasakannya.

Namun kejadian alam seperti gempa, merupakan tanda bahwa bumi ini aktif bergerak. Selain bergerak, ada juga pulau baru yang muncul diakibatkan oleh aktivitas vulkanik dan tektonik.

Tetapi pernahkan Anda melihat sebuah pulau muncul dari dalam laut? Jika pernah pun ini akan sangat langka. Pelaut yang satu ini misalnya, ia berhasil merekam saat-saat sebuah pulau lahir. Di manakah itu?

Ini adalah saat yang menakjubkan bagi seorang pelaut ketika menyaksikan kelahiran sebuah pulau, dari gunung berapi yang berada di bawah laut, yang terjadi tepat di depan mata mereka di tengah-tengah lautan.

Lama-keamaan massa tanah muncul, dan padang pasir seperti sahara pun muncul. Awak kapal ini pun mendokumentasikan fenomena alam yang jarang terjadi ini, ke dalam serangkaian foto yang luar biasa.

Apa yang mereka belum tahu adalah, hanya beberapa kilometer jauhnya, gunung berapi sedang meletus di bawah permukaan laut, yang memuntahkan material baru yang membantuk sebuah pulau baru.

"Kemudian kita melihat pilar hitam (asap) menembak ke udara, dan kami mengerti bahwa itu adalah gunung berapi," kata Mr Fransson, menambahkan bahwa mereka berlayar sangat hati-hati yang kami kutip dari Mail Online.

  
Letak pulau baru
Mereka kemudian menyaksikan sebuah pulau muncul di depan mata mereka, diiringi dengan letusan dari gunung bawah laut.

Letusan bawah laut diduga terjadi puluhan kali dalam setahun, tapi biasanya di daerah terpencil atau di kedalaman laut, tidak terdeteksi oleh manusia.

Letusan ini diperkirakan telah berdampak terhadap lingkungan. Letusan gunung bawah laut ini hanya berjarak 2.000 mil dari Queensland, Australia.

Sumber:
Silakan klik:
Lengkapi Kebutuhan Anda
Share this article :

Poskan Komentar