Minggu, 28 Februari 2016

Home » » Makam Muslim Eropa Tertua Ditemukan di Prancis

Makam Muslim Eropa Tertua Ditemukan di Prancis

Almarhum dimakamkan dengan wajah menghadap Mekkah, ke arah kiblat


 
Mafaza-Online.Com | PRANCIS Nimes - Tim arkeolog berhasil mengidentifikasi 3 makam yang dipercaya merupakan kuburan muslim tertua di Eropa. Menurut data karbon, usia kerangka di dalamnya berasal dari abad ke-8.

Kerangka itu ditemukan di sebuah situs kuno. Almarhum dimakamkan dengan wajah menghadap Mekkah, ke arah kiblat. Catatan karbon menunjukkan mereka secara genetis berasal dari Afrika Utara. Penemuan itu dimuat di jurnal Plos One.

Lebih lanjut lagi, tanggal radio karbon memperlihatkan tulang-tulang itu berusia dari abad ke-7 hingga 9. Kemungkinan besar mereka adalah muslim penakluk Eropa selama periode tersebut.

"Menurut data itu, kerangka dari situs Nimes milik pejuang dari tentara Ummayah saat Arab melakukan ekspansi ke Afrika Utara melewati Eropa," tulis hasil penemuan itu seperti dilansir dari Guardian, Kamis (25/2/2016).

Penemuan itu memberikan dimensi baru tentang era itu, yang selama ini terbatas sejarah dan data arkeologinya.

Atau mungkin juga penguasa dengan alas an politis menutupi keberadaannya.

"Kita tahu bahwa muslim telah masuk ke Eropa sejak abad ke-8, tapi hingga sekarang tak ada bukti tentang keberadaan mereka," kata Yves Gleize, arkeolog dari French National Institute for Preventive Archaeological Research, sekaligus ketua tim.

Kuburan-kuburan itu awalnya ditemukan pertama kali tahun 2016 di jalanan utama Nimes oleh pekerja konstruksi untuk membuat parkir bawah tanah.

Kerangkanya dianalisis dengan sangat cermat yang membutuhkan waktu bertahun-tahun hingga mendapat kesimpulan bahwa 3 pria itu dikubur telentang menghadap Mekkah.

Satu kerangka berusia 20 tahun-an yang lain 30-an dan 50-an. Dari tulang-tulang itu tidak didapati tanda luka akibat perang.

Kuburan muslim lainnya ditemukan di Merseimulle, tetapi berasal dari abad ke-13. Makam lainnya ditemukan di Montpellier, Prancis, yang kemungkinan berasal dari abad ke-12. 

اَللهُمَّ اغْفِرْلَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ وَاَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرْدِ وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ 
اْلاَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ وَاَبْدِلْهُ دَارًاخَيْرًا مِنْ دَارِهِ وَاَهْلاً خَيْرًا مِنْ اَهْلِهِ وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ وَاَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ وَاَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَفِتْنَتِهِ وَمِنْ عَذَابِ النَّارِ. اَللهُمَّ اغْفِرْ لِحَيِّنَا وَمَيِّتِنَا وَشَاهِدِنَا وَغَائِبِنَا وَصَغِيْرَنَا وَكَبِيْرَنَا وَذَكَرِنَا وَاُنْثَانَا. اَللهُمَّ مَنْ اَحْيَيْتَهُ مِنَّا فَاَحْيِهِ عَلَى اْلاِسْلاَمِ وَمَنْ تَوَفَّيْتَهُ مِنَّا فَتَوَفَّهُ عَلَى اْلاِيْمَانِ. اَللهُمَّ لاَتَحْرِمْنَا اَجْرَهُ وَلاَتُضِلَّنَا بَعْدَهُ بِرَحْمَتِكَ يَآاَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ. وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Wahai Allah, ampunilah rahmatailah, bebaskanlah dan lepaskanlah dia. Dan muliakanlah tempat tinggalnya, luaskanlah dia. Dan muliakanlah tempat tinggalnya, luaskanlah jalan masuknya, cucilah dia dengan air yang jernih lagi sejuk, dan bersihkanlah dia dari segala kesalahan bagaikan baju putih yang bersih dari kotoran, dan gantilah rumahnya dengan rumah yang lebih baik daripada yang ditinggalkannya, dan keluarga yang lebih baik, dari yang ditinggalkan, serta suami (istri) yang lebih baik dari yang ditinggalkannya pula. Masukkanlah dia ke dalam surga, dan lindungilah dari siksanya kubur serta fitnahnya, dan dari siksa api neraka. Wahai Allah berikanlah ampun, kami yang masih hidup dan kami yang telah meninggal dunia, kami yang hadir, kami yang ghoib, kami yang kecil-kecil kami yang dewasa, kami yang pria maupun wanita. Wahai Allah, siapapun yang Engkau hidupkan dari kami, maka hidupkanlah dalam keadaan iman. Wahai Allah janganlah Engkau menghalangi kami, akan pahala beramal kepadanya dan janganlah Engkau menyesatkan kami sepeninggal dia dengan mendapat rahmat-Mu wahai Tuhan lebih belas kasihan. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.

VIVA.CO.ID


Share this article :

Posting Komentar