Sabtu, 16 Januari 2016

Home » » Kasus Kopi Mirna: Ini Ngerinya Sianida jika Masuk ke Tubuh

Kasus Kopi Mirna: Ini Ngerinya Sianida jika Masuk ke Tubuh

Sianida adalah zat beracun yang sangat mematikan dan sudah digunakan sejak ribuan tahun lalu
  
Suasana prarekonstruksi kasus kematian Mirna oleh Kepolisian Daerah Metro Jaya di Restoran Olivier, Grand Indonesia, Jakarta, 11 Januari 2016. Dari hasil uji laboratorium ditemukan ada zat sianida di dalam lambung wanita berusia 27 tahun tersebut. TEMPO/Aditia Noviansyah

Mafaza-Online.Com
| J
AKARTA - Wayan Mirna Salihin meninggal setelah minum es kopi Vietnam di restoran Olivier pada Rabu, 6 Januari 2016. Mirna datang bersama kedua temannya. Menurut keterangan saksi, seorang teman Mirna datang ke restoran lebih dulu dan memesankan minuman untuk Mirna. Kemudian Mirna datang bersama seorang teman lainnya bernama Hani.

Setelah menyeruput es kopinya, Mirna kejang-kejang dan akhirnya meninggal. Dari hasil uji laboratorium, ada zat sianida di dalam lambung wanita berusia 27 tahun tersebut.

Sianida adalah zat beracun yang sangat mematikan dan sudah digunakan sejak ribuan tahun lalu. "Bisa membunuh manusia hanya dalam hitungan menit," kata Tjandra Yoga Aditama, mantan Kepala Badan Peneliti dan Pengembangan Kementerian Kesehatan, melalui pesan pendek kepada Tempo, Senin, 11 Januari 2016.

Setelah terpapar, Tjandra menjelaskan, sianida langsung masuk ke pembuluh darah manusia. Racun ini masuk melalui jaringan pembuluh darah dan langsung ke jantung. Mula-mula, kata dia, dua sistem itu yang terganggu. Setelahnya tekanan darah dalam otak langsung melonjak, yang mengganggu sistem susunan saraf pusat.

"Bisa membunuh manusia hanya dalam hitungan menit"
Pada masa kronis, organ-organ endokrin (organ yang menghasilkan hormon) tak bisa lagi bekerja. Itu semua terjadi karena sianida mengikat bagian aktif enzim sitokrom oksidase, atau enzim yang membentuk air (H2O) dalam tubuh. Setelah menyerang semuanya, kandungan sianida akan mengendap di liver manusia.

Menurut Tjandra, jika kandungan sianida yang masuk ke dalam tubuh masih kecil, zat ini akan diubah menjadi tiosianat yang dapat diekskresi tubuh manusia. Sebaliknya, sianida dalam jumlah besar dapat membunuh manusia seperti kasus kopi Mirna.

Memang belum jelas besaran kandungan sianida yang ada dalam tubuh Mirna. Cara memasukkannya pun masih misterius.

Berdasarkan keterangan saksi, Mirna langsung kejang-kejang dan mulutnya mengeluarkan busa sesaat setelah meminum kopi Vietnam di Olivier. Ia sempat dibawa ke klinik, kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Abdi Waluyo. Nahas, saat sampai di rumah sakit, Mirna sudah tak bernyawa. 

AMRI MAHBUB | TEMPO.CO

Silakan klik:
Lengkapi Kebutuhan Anda
 


Share this article :

Poskan Komentar