Selasa, 12 Januari 2016

Home » » Fahri Hamzah Diperiksa BPDO, DPP PKS Tutup Mulut

Fahri Hamzah Diperiksa BPDO, DPP PKS Tutup Mulut

Beberapa kader PKS sebelumnya dikabarkan merasa terganggu atas sikap Fahri Hamzah yang dinilai cenderung membela mantan Ketua DPR Setya Novanto selama tersandung kasus 'Papa minta saham'
 
Fahri Hamzah memberikan keterangan pers di Kompleks Parlemen DPR RI, Jakarta, Senin (11/1/2016). Menurut Fahri, Muzammil Yusuf dan Mardani Ali Sera adalah orang yang mendesak agar dirinya mundur dari Wakil Ketua DPR | (Liputan6.com/Johan Tallo)
Mafaza-Online.Com
| JAKARTA -
Wakil Ketua DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fahri Hamzah menyambangi kantor DPP PKS di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Senin malam. Fahri yang mengenakan baju putih dan peci hitam, mengendarai mobil Toyota Camry dengan nopol 1972 RFS.

Kedatangan Fahri tak lain untuk bertemu dengan Badan Penegak Disiplin Organisasi (BPDO) PKS. Pemeriksaan Fahri sendiri dilakukan BPDO secara tertutup. Bahkan, awak media yang hendak meliput tidak diperkenankan masuk ke gedung DPP.

Anggota Majelis Pertimbangan Pusat PKS Tifatul Sembiring yang sempat berada di Kantor DPP menyiratkan pemeriksaan tengah berjalan, meski pun dia membantah ikut dalam BPDO yang tengah memeriksa Fahri.

"Saya enggak ikut. Ini (urusan) BPDO, saya kan (menjadi pengurus) di DPP," ujar Tifatul di lokasi, Senin (11/1/2016) malam.

Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika ini pun enggak banyak bicara soal masalah yang dihadapi Fahri. Dia menyerahkan sepenuhnya kepada BPDO PKS. "Tunggu saja nanti keluar (hasil keputusannya)," tutup Tifatul.

"Mohon maaf, izinkan kami menyelesaikan masalah ini secara internal"

Presiden PKS Minta Maaf

Sementara itu, kepada Liputan6.com, Presiden PKS Sohibul Iman meminta maaf, terkait kebijakan partai ini untuk tidak terbuka membahas kasus Fahri kepada publik.

"Mohon maaf, izinkan kami menyelesaikan masalah ini secara internal," tutur Sohibul.

Dia juga memastikan hasil pemeriksaan Fahri tidak akan terlalu banyak diekspose. "Izinkan kami tidak banyak mengekspose ini ke publik. Dan waktunya akan diberitahu," pungkas Sohibul.

Beberapa kader PKS sebelumnya dikabarkan merasa terganggu atas sikap Fahri Hamzah yang dinilai cenderung membela mantan Ketua DPR Setya Novanto selama tersandung kasus 'Papa minta saham'.

Liputan6.com

Silakan klik:
Lengkapi Kebutuhan Anda
Share this article :

Poskan Komentar