Senin, 08 Juni 2015

Home » » Ratusan Hijaber Terinfeksi HIV/AIDS, Ini Penyebabnya

Ratusan Hijaber Terinfeksi HIV/AIDS, Ini Penyebabnya

Khofifah memastikan secara perlahan akan menutup tempat lokalisasi di Indonesia. Salah satu wilayah yang jadi fokus Khofifah adalah wilayah Jawa Timur

Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa | ANTARA/Dedhez Anggara
Silakan klik:
Lengkapi Kebutuhan Anda
 





Mafaza-Online.Com | BANGKALAN - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawangsa mengatakan sebanyak 564 perempuan di Kota Batang, Jawa Tengah, positif terinfeksi penyakit HIV-Aids. Yang mengejutkan, kata Khofifah, 90 persen dari para perempuan tersebut adalah perempuan berhijab.

Menurut Khofifah, setelah didata, para perempuan malang itu bukanlah wanita nakal semacam pekerja seks. "Mereka itu ternyata adalah para ibu rumah tangga, perempuan shalihah," kata Khofifah saat berkunjung ke Pondok Pesantren Al-Anwar, Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Ahad, 7 Juni 2014.

Setelah diteliti, kata Khofifah, para perempuan di Batang itu tertular penyakit HIV/ AIDS dari suami mereka.

"Jadi kalau suami punya istri shalihah, maka suami juga harus shalih," kata Khofifah.
Karena itu, Khofifah memastikan secara perlahan akan menutup tempat lokalisasi di Indonesia. Salah satu wilayah yang jadi fokus Khofifah adalah wilayah Jawa Timur.

Data Kementerian Sosial menyebutkan para pengungsi lokalisasi di Jawa Timur terbanyak di Indonesia. "Besok, saya akan menutup lokalisasi di Ponorogo," ujar Khofifah.

Lokalisasi di Ponorogo, ungkap Khofifah, adalah lokalisasi ke-13 yang ditutup di Jawa Timur.

MUSTHOFA BISRI | TEMPO.CO



Silakan klik:
Hanya dengan Rp 50.000 Anda sudah ikut berdakwah
Share this article :

Poskan Komentar