Selasa, 23 Juni 2015

Home » » KPI: Inilah 3 Sinetron yang Tak Layak Ditonton

KPI: Inilah 3 Sinetron yang Tak Layak Ditonton

Sinetron 7 Mansuia Harimau dinilai rendah karena sinetron tersebut tidak membentuk jatidiri dan watak bangsa yang beriman, bermuatan mistik, horor, dan kekerasan



Silakan klik:
Lengkapi Kebutuhan Anda


Mafaza-Online.Com | NASIONAL -  Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) mengumumkan tiga sinetron yang dianggap tidak berkualitas melalui penilaian hasil survei indeks kualitas program acara televisi, di Kantor KPI Pusat Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2015) siang.

Ketua KPI Pusat Judhariksawan mengatakan, kategori sinetron dipilih dengan atas pertimbangan banyaknya aduan dari masyarakat.

Data pengaduan yang masuk ke KPI menujukkah sinetron 7 Manusia Harimau dan Mak Ijah Pengen ke Mekah paling banyak mendapat pengaduan, yaitu 121 dan 73 pengaduan.

"Berbagai aspek tersebut dititikberatkan dalam survei ini adalah mengenai relavansi cerita, pembentukan watak dan jatidiri bangsa, penghormatan keberagaman, norma sosial, non kekerasan, dan seksual," ujar Judha.

Secara puposive dipilih program sinetron, Mak Ijah Pengen ke Mekah (SCTV), 7 Manusia Harimau (RCTI), dan Sinema Pintu Tobat (Indosiar).

Mak Ijah Pengen ke Mekah mendapat penilaian oleh KPI mengenai relavansi cerita 2,65 disusul 7 Manusia harimau, 2,02. Dan Sinema Pintu Toba 2,89.

Silakan klik:
Buku Putih: Tragedi Kemanusiaan Pasca Kudeta Militer di Mesir

Dalam indeks pembentukan watak, identitas dan jatidiri bangsa indonesia yang bertakwa dan beriman, sinetron Mak Ijah Pengen ke Mekah 2,65, 7 Manusia harimau 1,85, dan Sinema Pintu Tobat 2,89.

Dalam inddeks menghormati keberagaman, Mak Ijah Pengen ke Mekah 3,06, 7 Manusia Harimau 2,33, dan 2,82 untuk Sinema Pintu Tobat.

Dalam indeks menghormati nilai dan norma sosial di masyarakat, Mak Ijah Pengen ke Mekah mendapat penilaian 3,04, 7 Manusia Harimau 2,35, dan Sinema Pintu Tobat 2,79.

Dalam indeks tidak bermuatan kekerasan, Mak Ijah Pengen ke Mekah 2,97, 7 Manusia Harimau 1,92, dan Sinema Pintu Tobat 2,85.

Dalam indeks tidak bermuatan seksual, Mak Ijah Pengen ke Mekah 3,62, 7 Manusia Harimau 2,98, dan Sinema Pintu Tobat 3,22.

Dalam indeks tidak bermuatan mistik, horor, dan supranatural, Mak Ijah Pengen ke Mekah 2,79, 7 Manusia Harimau 1,82, dan Sinema Pintu Tobat 3,16.

Dalam indeks menghormati orang dan kelompok tertentu, Mak Ijah Pengen ke Mekah 2,91, 7 Manusia Harimau 2,36, dan Sinema Pintu Tobat 2,85.

Sehingga demikian, Mak Ijah Pengen ke Mekah mendapat penilaian total indeks secara keseluruhan 2,97, 7 Manusia Harimau 2,20, dan Sinema Pintu Tobat 2,90.

Disebutkan, hasil penelitian menujukkan bahwa 3 program sinetron yang dipilih. Dalam survei ini, dinilai tidak berkualitas.

Indeks 3 program sinetron jauh di bawah standar yang ditetapkan KPI, terutama sinetron 7 Manusia Harimau dengan indeks 2.20.

Dia menambahkan, bila dicermari dari indikator-indikator penilaian, terlihat sinetron 7 Mansuia Harimau dinilai rendah karena sinetron tersebut tidak membentuk jatidiri dan watak bangsa yang beriman, bermuatan mistik, horor, dan kekerasan.

WARTAKOTA | RAHMAT PATUTIE



Silakan klik:
Hanya dengan Rp 50.000 Anda sudah ikut berdakwah

Share this article :

Poskan Komentar