Jumat, 29 Mei 2015

Home » » Tolak Berjabat Tangan dengan Pembina Pramuka, Siswa SMP Ini Banjir Komentar

Tolak Berjabat Tangan dengan Pembina Pramuka, Siswa SMP Ini Banjir Komentar

Seorang siswa menghindari berjabat tangan dengan kakak pembina Pramuka tersebar luas di media sosial
Tolak Berjabat Tangan dengan Pembina Pramuka, Siswa SMP Ini Banjir Komentar | tarbiyah.net
Silakan klik: Buku: Fiqih Demokrasi
Mafaza-Online.Com | SOSMED - Sebuah foto yang menunjukkan seorang siswa menghindari berjabat tangan dengan kakak pembina Pramuka tersebar luas di media sosial.

Banyak pujian mengalir untuk siswa tersebut, namun ada juga yang tidak sependapat dengannya.

Dalam foto tersebut, seperti dilansir tarbiyah.net, tampak seorang perempuan pembina Pramuka menyodorkan tangan untuk berjabat tangan dengan seorang siswa.

Namun, siswa ber-TKU (tanda kecakapan umum) Penggalang Terap itu menghindari jabat tangan dengan menyatukan tangannya di dada.

Dari kejadian tersebut justru banyak netizen yang memuji sikap siswa yang diprediksi seusia SMP tersebut.

Komitmennya untuk tidak berjabat tangan dengan perempuan yang bukan mahramnya menuai banyak pujian.

Komentar dilontarkan pengguna akun facebook dengan nama akun @PriyoAnggono: "apa yg dia lakukan sesuai keyakinannya, tp lebih baik memposisikan tangan menyembah terlebih dahulu drpd baru melakukan itu setelah mendapat uluran tangan. itu lebih bijak dan tdk menyinggung perasaan. bukankah islam sendiri melarang kita utk menyakiti hati orang lain?" tulis pemilik akun tersebut.

“Salut dengan sikap bocah ini. Sikap dengan hasil bimbingan yang baik, tentunya dari keluarga yang baik,” tulis @AinulHakim.


Silakan Klik

“Alhamdulillah satu generasi yang patut untuk diteladani karena ketaatan pada illahi robbi,” tulis @IhsanSanadi.

“MasyaAllah kagum banget...,” tulis @MusdalipaIdris.

“Keren Jarang ada laki laki kaya gini,” tulis @JamalBastiani.

Namun, ada pula netizen yang kontra dengan sikap siswa tersebut.

“Berlebihan.... mestinya bisa lebih bijak... justru akan haram kalau akibatnya orang lain merasa dipermalukan,” tulis pemilik akun dengan nama @AgungBanyuaji.

Lalu ada juga komentar dari pengguna akun dengan nama @DoniBastian: "Apaan sih?! Lebay banget !! Sama ibu guru kenapa segitu amat? Yang biasa ajalah, dengan orangtua dan guru, kenapa gak mau salaman? Kecuali sama teman perampuan (bukan muhrim), boleh lah gak mau salaman. Gak usah terlalu ekstrim lah.. biaja aja kenapa?? Yang begini juga gak usah terlalu dipuji-puji.. Jangan lebay dong," tulis pemilik akun tersebut.

TRIBUNJABAR.CO.ID



Silakan klik:
Hanya dengan Rp 50.000 Anda sudah ikut berdakwah
Share this article :

Poskan Komentar