Rabu, 27 Mei 2015

Home » » MUI Jabar: Umat Islam Tak Perlu Heboh Soal Suara Sangkakala di Langit

MUI Jabar: Umat Islam Tak Perlu Heboh Soal Suara Sangkakala di Langit

Adanya informasi terkait suara aneh terdengar tentunya tidak boleh dikait-kaitkan dengan suara terompet sasangkala yang ditiupkan oleh Malaikat Isrofil

Silakan klik: Buku Fikih Jurnalistik
 

Mafaza-Online.Com | KAUNI - Umat Islam khususnya di wilayah Jawa Barat diminta tidak panik oleh dihebohkannya suara aneh yang terdengar dari langit yang beredar di dunia maya.

Saya minta ummat khususnya ummat Islam tidak panik dan membesar-besarkan adanya peristiwa tersebut, kata Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat, Drs. H. Rafani Achyar M.Si saat di Kantor MUI Jawa Barat jalan R.E.Martadinata No. 105 Bandung, Rabu (27/5/2015) siang.

Menurut Rafani, adanya informasi terkait suara aneh terdengar tentunya tidak boleh dikait-kaitkan dengan suara terompet sasangkala yang ditiupkan oleh Malaikat Isrofil.

Ini yang harus dipahami semua pihak, bentuk seperti apa suara tersebut tentunya semua tidak akan mengetahuinya, kata Rafani.

Menurut Rafani, hal yang harus dipahami bahwa suara tersebut bukan bunyi sangkakala yang dibunyikan oleh malaikat Israfil sebagai tanda hari kiamat. Hal ini, sebagaimana kepercayaan umat muslim.

“Saya berkeyakinan suara itu bukan bunyi sangkakala Isrofil dan bukan tanda hari kiamat,” kata Rafani.

Dalam ajaran Islam, lanjut Rafani, tiupan sangkakala sebagai tanda kiamat itu akan terdengar di seluruh dunia. Tiupan pertama akan membuat seluruh makhluk mati, kemudian tiupan kedua semua makhluk hidup lagi.

Tetapi, lanjut Rafani, adanya kejadian tersebut bila dikaitkan dengan fenomena alam harus dibuktikan melalui metoda penelitian.

Sebagaimana informasi di sejumlah negara terdengar suara misterius dari langit diantaranya di empat negara yaitu Kanada, Amerika Serikat, Australia dan Jerman. Sedangkan, suara aneh tersebut sempat dihubungkan dengan bunyi sangkakala yang merupakan sebagai tanda hari kiamat.

Menurut Rafani, sebelum tiupan sangkakala, hari kiamat juga akan didahului oleh tanda-tanda lainnya. Diantaranya, matahari yang terbit dari barat.

Galamedia



Silakan klik:
Hanya dengan Rp 50.000 Anda sudah ikut berdakwah
Share this article :

Poskan Komentar