Sabtu, 21 Maret 2015

Home » » Kapan Warga Indonesia Bisa Melihat Gerhana Matahari Total?

Kapan Warga Indonesia Bisa Melihat Gerhana Matahari Total?

Gerhana matahari total sebenarnya merupakan fenomena yang rutin terjadi setiap tahun


  
Mafaza-Online.Com
|IPTEK -
  Gerhana matahari total menyapa warga di sejumlah wilayah Eropa, Asia Utara, dan Afrika bagian utara. Kapan gerhana matahari total akan menyapa warga di Indonesia?

Berdasarkan informasi gerhana di situs Solar Eclipse Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA), gerhana matahari total baru akan menyapa Indonesia pada 9 Maret 2016 mendatang.

Kepala Observatorium Bosscha, Mahasena Putra, mengatakan, pada 9 Maret 2016 nanti, "Bayangan akan bergerak dari barat ke timur, dari Samudra Hindia, lalu masuk ke wilayah Sumatera, Bangka Belitung, Kalimantan, dan Sulawesi, lalu ke Pasifik."

Dalam pertemuan Discover Indonesia's Solar Eclipse 2016, Desember 2014 lalu, Mahasena mengungkapkan, gerhana tahun 2016 akan istimewa bagi Indonesia. Tak hanya memungkinkan bagi masyarakatnya untuk bisa melihat gerhana, Indonesia akan menjadi lokasi terbaik pengamatan gerhana matahari total.

Sejumlah wilayah Indonesia yang bisa mengamati gerhana matahari total tahun depan adalah Bangka Belitung, Pontianak, dan Palu. Wilayah Palu akan menjadi lokasi terbaik sebab akan mengalami totalitas gerhana terlama di dunia, yakni 2 menit dan 50 detik.

Sejumlah informasi di media sosial yang beredar belakangan menyebut bahwa Indonesia bisa melihat gerhana pada Jumat (20/3/2015). Astronom amatir Ma'rufin Sudibyo saat dihubungi hari ini membantah informasi tersebut.


"Ada 4 gerhana pada tahun 2015, yakni 2 gerhana matahari dan 2 gerhana bulan. Kita hanya kebagian gerhana, yaitu gerhana bulan besok tanggal 4 April," kata Ma'rufin. 
Jadi, informasi bahwa wilayah Indonesia bisa melihat gerhana matahari total hari ini tidaklah benar.

Gerhana matahari total sebenarnya merupakan fenomena yang rutin terjadi setiap tahun. Namun, fenomena itu menjadi sulit diamati karena hanya terjadi di wilayah yang sangat sempit dan dalam waktu singkat.

"Ini karena penentu wilayah gerhana dalam gerhana matahari kan piringan bulan, yang ukurannya hanya sepertiga diameter piringan Bumi," ujar Ma'rufin. Wilayah yang ditutupi pun lebih sempit.

Tentang gerhana hari ini, meski dinyatakan bisa dilihat oleh warga Eropa, Afrika bagian utara, dan Asia bagian utara, wilayah yang bisa menyaksikan gerhana matahari total sendiri hanya sepanjang Kepulauan Faroe hingga Svalbard.

Wilayah London misalnya, tempat banyak orang berkumpul untuk menyaksikan gerhana, sebenarnya hanya bisa menyaksikan gerhana matahari sebagian, walaupun piringan matahari yang tertutup bulan mencapai 85 persen.

Karena masih akan terjadi sekitar 1 tahun lagi, tak ada salahnya mulai sekarang Anda menabung untuk bisa melihat gerhana matahari total pada tahun depan. Bila melewatkannya, Anda harus menunggu paling tidak hingga tahun 2023.

KOMPAS.com


Silakan klik:
Hanya dengan Rp 50.000 Anda sudah ikut berdakwah
 


Share this article :

Poskan Komentar