Rabu, 30 Juli 2014

Home » » Kongres Yahudi Tuntut Erdogan Kembalikan Penghargaan

Kongres Yahudi Tuntut Erdogan Kembalikan Penghargaan

Erdogan mengecam serangan Israel di Gaza sebagai “genosida” atas rakyat Palestina dan menyamakan tindakan zionis sama dengan  Hitler, bahkan mengatakan Israel “melebihi Hitler atas tindakan barbarisme mereka” dalam pembantaian di Gaza


Mafaza-Online.Com | WASHINGTON – Kedutaan Turki di AS mengatakan bahwa Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan dengan senang hati memberikan kembali penghargaan yang diberikan kepadanya oleh kelompok Yahudi Amerika 10 tahun yang lalu.

Pada tahun 2004, Perdana Menteri Turki menerima penghargaan Profil Keberanian dari American Jewish Congress berbasis di New York atas usahanya untuk mencari perdamaian di Timur Tengah. Namun, pekan lalu, asosiasi meminta penghargaan itu diserahkan kembali setelah Erdogan berulang kali mengkritik Israel atas serangan brutal mereka di Jalur Gaza.

Erdogan mengecam serangan Israel di Gaza sebagai “genosida” atas rakyat Palestina dan menyamakan tindakan zionis sama dengan  Hitler, bahkan mengatakan Israel “melebihi Hitler atas tindakan barbarisme mereka” dalam pembantaian di Gaza.

Duta Besar Turki untuk Washington Serdar Kilic mengatakan dalam sebuah surat tertulis untuk presiden Kongres Yahudi Amerika, Jack Rosen, pada Selasa (29/7) yang mencoba untuk mewakili “kritik yang sah” Erdogan atas serangan Israel terhadap rakyat Gaza.

“Erdogan dengan senang hati mengembalikan penghargaan yang diberikan kepadanya pada tahun 2004,” tambah Kilic, mengatakan ia telah diinstruksikan oleh perdana menteri untuk menyampaikan pernyataan ini.

Dia lebih lanjut menjelaskan serangan terhadap Erdogan sebagai “upaya untuk menutupi kesalahan bersejarah” Israel.

Erdogan mengatakan pada 24 Juli bahwa Turki akan mendorong Israel agar diadili di sebuah pengadilan pidana internasional jika terus melanjutkan agresi mematikan terhadap Jalur Gaza.

Israel telah melakukan serangan militer terhadap warga Gaza sejak 7 Juli Lebih dari 1.200 warga Palestina tewas dalam serangan sejauh ini.

Hubungan antara Israel dan Turki memburuk setelah pasukan Israel menyerang sebuah kapal kemanusiaan Turki untuk Gaza pada tahun 2010  di perairan internasional. Sepuluh warga Turki tewas dalam serangan itu.

ELF | BERITAPALESTINA




Silakan klik:   
 

Share this article :

Poskan Komentar