Rabu, 30 Juli 2014

Home » » Aksi Pejuang Palestina Menyerang Pos Keamanan Israel

Aksi Pejuang Palestina Menyerang Pos Keamanan Israel

Rekaman itu kemudian menunjukkan pejuang membunuh seorang tentara, dan kemudian menunjukkan seorang pejuang bertopeng memegang senapan Israel yang mungkin diambil dalam serangan itu


Mafaza-Online.Com | GAZA - Sebuah video ditayangkan di stasiun TV al-Aqsa yang berafiliasi Hamas pada Selasa (29/7) dimaksudkan untuk menunjukkan pejuang dari sayap militer menyusup ke wilayah Israel.

Video tersebut menunjukkan beberapa pejuang al-Qassam memanjat keluar melalui sebuah terowongan dan masuk pangkalan militer Israel sebelum terlibat dalam baku tembak dengan tentara.

Rekaman itu kemudian menunjukkan pejuang membunuh seorang tentara, dan kemudian menunjukkan seorang pejuang bertopeng memegang senapan Israel yang mungkin diambil dalam serangan itu.

Wajah para pejuang Hamas ditutupi dengan titik-titik hitam di seluruh video dan suara mereka ditutupi oleh suara bip, tapi suara dari apa yang tampaknya teriakan tentara tidak ditutupi.

Sebelum video itu ditayangkan, komandan Brigade Al-Qassam Muhammad Deif membuat pernyataan di televisi al-Aqsa TV.

“Kami sengaja menargetkan  militer Israel sementara musuh kami menargetkan warga sipil dan anak-anak,” kata Deif.

“Kami tidak akan menerima solusi ‘middle ground’,” tambah Deif. “Tidak akan ada gencatan senjata tanpa penghentian serangan dan pencabutan pengepungan.”

Langsung setelah penayangan video, sirene roket terdengar di Tel Aviv.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis Senin (28/7), tentara Israel mengatakan bahwa lima tentara tewas setelah pejuang Palestina menyusup Israel melalui sebuah terowongan.

Militer Israel telah mengkonfirmasi kematian 53 tentara selama serangan darat di Gaza.

Dua warga sipil Israel tewas dalam serangan roket ke Israel, di samping satu TKI Thailand.

Setidaknya 1,210 warga Palestina tewas dalam serangan Israel, dengan kelompok-kelompok hak asasi memperkirakan bahwa sekitar 80 persen dari mereka yang meninggal adalah warga sipil.

BERITAPALESTINA




Silakan klik:  


Share this article :

Poskan Komentar