Senin, 30 Juni 2014

Home » » PPNSI Siap Mobilisasi Dukungan untuk Prabowo-Hatta

PPNSI Siap Mobilisasi Dukungan untuk Prabowo-Hatta

Dengan dukungan ini, PPNSI akan melakukan mobilisasi suara petani dan nelayan binaan PPNSI di seluruh Indonesia

  
Mafaza-online.Com | JAKARTA - Dukungan untuk Calon Presiden – Calon Wakil Presiden Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa terus mengalir. Hari ini Jumat 27 Juni Perhimpunan Petani dan Nelayan Sejahtera Indonesia (PPNSI) dengan seluruh jajarannya, 30 Dewan pimpinan Wilayah DPW dan 200 DPD serta  puluhan ribu kelompok tani dan nelayan binaan menyatakan dukungannya untuk Prabowo -Hatta  sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2014-2019.

Ketua Umum PPNSi Tamsil Linrung mengatakan, dengan dukungan ini, PPNSI akan melakukan mobilisasi suara petani dan nelayan binaan PPNSI di seluruh Indonesia.


“Kami yakin bisa menambah suara pendukung capres No 1, Prabowo-Hatta sejumlah 2 juta suara,” kata Tamsil.

Alasan mendukung Prabowo-Hatta, masih kata Tamsil, karena program Capres Nomor 1 ini sejalan dengan PPNSI yakni, mendorong realisasi program-program yang mendukung kemajuan petani dan nelayan Indonesia. 

Program yang dimaksud adalah, mewujudkan Swasembada pangan Nasional  dan Menjamin kedaulatan pangan nasional. PPNSI berharap Prabowo-Hatta bisa melaksanakan melalui intensifikasi dan pembukaan 2 juta hektare lahan baru untuk penanaman padi, jagung,  sagu, tebu, dan kedelai.

Percepatan pengembangan inovasi dan teknologi, juga merupakan usulan PPNSI kepada Prabowo-Hatta. Sebagaimana diungkapkan Tamsil Linrung hal ini untuk meningkatkan produktivitas pertanian rakyat, terutama, pada sektor tanaman pangan, perikanan dan peternakan. “Khususnya pada  beras yang menjadi kebutuhan utama  dengan tetap  mendorong diversifikasi  pangan pertanian,” terang Tamsil.

Selain itu, masih kata Tamsil, dicanangkan pula program Penambahan 2 juta hektare lahan perkebunan baru akan diperuntukkan bagi penanaman ubi kayu, aren, ubi jalar sagu, sorgum, kelapa,   kemiri, dan  juga bahan baku bioetanol yang lain, dengan sitem tumpang sari  

Pemerintahan kedepan, Prabowo-Hatta diharapkan akan mendorong pembangunan industri pengolahan pangan, peternakan dan perikanan yang berdaya saing tinggi, serta merealisasikan pembangunan pabrik pupuk NPK baru berkapasitas empat juta ton yang akan dikelola petani. Penjaminan atas stabilitas harga pangan yang menguntungkan petani, peternak, dan nelayan. 

“Prabowo-Hatta menjamin ketersedian Bank pertanian untuk koperasi para petani dan nelayan juga mendorong terealisasinya termasuk penguatan reformasi agraria dilingkungan pertanian,” jelas Tamsil.

Sebagai respons atas dukungan ini, sebagaimana diajukan Tamsil, PPNSI meminta komitmen pemerintah Prabowo-Hatta untuk merealokasikan Bansos dan Subsidi yang tidak tepat sasaran dari APBN, menjadi bantuan langsung sebesar Rp. 60 triliun (enam puluh triliun rupiah) atau dengan kata lain sebesar Rp. 6 juta (enam juta rupiah)  untuk 10 juta Petani dan Nelayan miskin Indonesia.



Silakan klik:  



Share this article :

Poskan Komentar