Kamis, 01 Mei 2014

Home » » TNI AD Luncurkan Kapal Motor Cepat Komando

TNI AD Luncurkan Kapal Motor Cepat Komando

KMC ini dapat dioperasikan di daerah rawa, laut, sungai dan pantai



Kapal Motor Cepat TNI AD
(Blogspot)
Mafaza-online.Com | JAKARTA - TNI Angkatan Darat meluncurkan kapal motor cepat (KMC) Komando. Kapal yang diproduksi di dalam negeri ini dilengkapi dengan sistem teknologi persenjataan mutakhir.

Kepala Staf TNI AD Jenderal Budiman mengatakan, kapal ini merupakan hasil pengembangan yang dilakukan Direktorat Perbengkalan Angkutan (Ditbekang) TNI AD dan tim ahli Institut Teknologi Surabaya (ITS). Dalam pembangunannya, TNI AD menggandeng PT Tesco Indomaritim.

"Tahun ini kita produksi 10 unit, tetapi yang baru jadi dua unit," kata Budiman di sela-sela kegiatan uji coba Komando di Pantai ABC Ancol, Jakarta, Selasa (29/4/2014).

Budiman menuturkan, biaya pengembangan serta produksi kapal tersebut sebesar Rp 12 miliar per unit. Harga tersebut 50 persen lebih murah daripada kapal sejenis yang diproduksi di Finlandia.

Dari segi kemampuan, kata Budiman, kecepatan maksimum KMC Komando mampu mencapai 35 knot dengan daya angkut maksimal 31 penumpang dan tiga orang anak buah kapal (ABK). Kapal ini juga dilengkapi dengan sistem senjata mesin berat (SMB) 12,7 milimeter. Senjata tersebut dapat menembak dengan jarak sampai enam kilometer. Namun, jarak efektif tembakan 2 kilometer.

Persenjataan tersebut dibekali sistem tracking and locking target. Sistem tersebut mengatur penggunaan senjata secara otomatis yang dikendalikan oleh seorang penembak dari dalam ruang kemudi.

"Dengan demikian penembak dapat lebih aman," ujarnya.

Dia menambahkan, dengan kemampuan yang dimiliki kapal motor cepat (KMC) Komando, tentara yang bertugas di perbatasan dapat menikmati teknologi canggih ini dalam mengamankan wilayahnya. Mereka tentu merasa bangga, apalagi alutsista ini milik dalam negeri.

Sedikitnya ada 10 KMC komando yang akan disebar ke beberapa korem dan kodim kepulauan. Saat ini baru ada dua unit kapal. Pihaknya menargetkan pada Juni 2014 nanti, delapan kapal tambahan siap difungsikan.

Daerah yang tahun ini mendapat prioritas adalah Kepulauan Seribu, Sangihe Talaud, Riau, Natuna, Buton, NTT, Mentawai, Kalimantan Barat, Maluku dan Maluku Utara. KMC ini dapat dioperasikan di daerah rawa, laut, sungai dan pantai.

"Kapal ini juga mampu untuk pendaratan pasukan di pantai dan mampu berlayar terus menerus sejauh 250 NM dengan kecepatan 35 knot," ujar dia.




Silakan klik:  

Share this article :

Poskan Komentar