Selasa, 22 April 2014

Home » » Banyak Akun Twitter Bayaran Hanya Memuja Kandidat Tertentu

Banyak Akun Twitter Bayaran Hanya Memuja Kandidat Tertentu

Pemilu 2014
Robot atau akun anonim yang dipekerjakan untuk mengangkat kandidat-kandidat tertentu


  
Mafaza-Online.Com | JAKARTA - Prapanca Research merilis hasil pantauannya mengenai nama-nama yang dibicarakan secara positif di media sosial, khususnya di media sosial Twitter. Pantauan tersebut diklaim tak terganggu dengan maraknya akun bayaran yang hanya memuja kandidat tertentu dalam pemilu Presiden 2014.

Menurut peneliti Prapanca Research, Adi Ahdiat, pihaknya yakin pantauannya tidak banyak terganggu oleh robot atau akun anonim yang dipekerjakan untuk mengangkat kandidat-kandidat tertentu.

Ia menegaskan, pihaknya memantau dan memilah secara manual perbincangan yang berkembang di media sosial. Hal tersebut berbeda dengan aplikasi penghitung suara jejaring sosial yang umumnya bekerja otomatis berdasarkan algoritma dan mudah diretas.

“Beberapa kandidat tampak dipuja-puji oleh akun-akun robot atau bayaran. Tapi dengan pantauan manual, kami dapat menyingkirkan perbincangan semacam itu. Untuk menentukan sentimen pembicaraan, kami mengambil sampel secara acak berlapis dengan berpatokan pada margin of error tiga persen,” papar Adi, Senin (21/4/2014).

Adi menjelaskan tren yang ditemukan Prapanca Research konsisten dengan tren yang ditemukan oleh berbagai riset lapangan.

“Seperti kita tahu, dalam survei-survei elektabilitas Jokowi mencapai titik tertinggi bila dipasangkan dengan Jusuf Kalla (JK). Tren ini rupanya bisa ditemukan pula di jejaring sosial,” tuturnya.

TRIBUNNEWS.COM



Silakan klik: 
 

Share this article :

Poskan Komentar