Sabtu, 05 April 2014

Home » » Anis Matta : Isu Jawa Non Jawa sudah tidak Relevan

Anis Matta : Isu Jawa Non Jawa sudah tidak Relevan

Nabi Yusuf Bukan Orang Mesir tapi Bisa Pimpin Mesir


  
Mafaza-Online.Com | NASIONAL - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta kembali melanjutkan ceritanya mengenai Nabi Yusuf saat menjadi juru kampanye partainya di Lapangan Hertasning, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (24/3/2014) petang.

"Ada cerita rahasia mengenai Nabi Yusuf yang belum saya ceritakan yaitu Nabi Yusuf pernah memimpin sebuah kerajaan di Mesir bernama Kerajaan Hexos," kata Anis Matta saat menjadi juru kampanye PKS di Makassar, Senin.

Menurut Anis, sedikit yang tahu bahwa Nabi Yusuf bukan dari Mesir, namun mampu memimpin kerajaan di sana. Terlebih, kerajaan itu mampu berdiri selama 200 tahun.

"Ini satu-satunya cerita di mana kerajaan di Mesir bukan dipimpin oleh orang Mesir," ujar Anis. Hal serupa, kata dia, dapat terjadi dalam Pemilu 2014, di mana Indonesia bisa dipimpin oleh orang yang bukan dari etnis Jawa layaknya yang selama ini terjadi.

"Isu Jawa-non Jawa sudah tidak relevan lagi. Orang Bugis, Makassar bisa pimpin Indonesia," kata pria berdarah Bugis, Makassar itu.

Dalam kampanye nasional sebelumnya di Jakarta dan Lampung Anis juga kerap bercerita kisah Nabi Yusuf yang diceburkan saudara-saudaranya ke dalam sumur namun mampu keluar dari sumur tersebut dan menuju istana.

Hal itu menurut Anis serupa dengan kisah PKS yang pernah terpuruk karena isu korupsi dan mampu bangkit, dan kini sedang mengarah menuju Istana Kepresidenan melalui Pemilu 2014.

"Pesan penting dari kisah Nabi Yusuf adalah jangan pernah merasa asing di negeri sendiri, jangan pernah merasa minoritas di negeri sendiri dan jangan pernah merasa tidak layak memimpin di negeri sendiri," kata Anis.

Dalam kampanye itu, para kader dan simpatisan mengelu-elukan Anis Matta sebagai pemimpin muda yang siap memimpin Indonesia sebagai Presiden RI 2014.

ANTARA




(¯`*•.¸✿Silakan klik✿¸.•*`¯)
Kesederhanaan, kesantunan, dan keteguhan dalam memegang prinsip dari para tokoh Partai Masjumi bisa menjadi teladan bagi para aktifis Islam yang berjuang di lapangan politik
 
Share this article :

Poskan Komentar