Selasa, 22 April 2014

Home » » Anak-Anak PAUD Marunda Kunjungi Jokowi

Anak-Anak PAUD Marunda Kunjungi Jokowi

Jokowi keluar dari ruangannya tidak dengan tangan kosong, ia membawa ratusan tas ransel yang didalamnya juga diisi dengan buku, snack dan alat tulis. Semua bergembira bersama Jokowi


  
Mafaza-Online.Com | JAKARTA – Jelang siang mendadak Balaikota DKI ramai oleh suara anak-anak. Mereka berbaris, bernyanyi dan meneriakan yel-yel.  Suasananya ramai, tak lain karena kali ini Kantor Jokowi mendapat kunjungan dari 130 murid Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Cahaya Permata Indonesia (CPI), Selasa (22/04/2014). Menurut Yusnita (32) salah seorang guru, mereka ini korban banjir Desember 2013 yang menempati Rusunawa Marunda.

“Kami datang atas undangan Wali Kota Jakarta Utara untuk berfoto bersama Gubernur,” katanya.

Saat menunggu Jokowi rapat, anak-anak itu bermain, bernyanyi dan meneriakkan yel-yel di ruang Balai Agung, Balaikota DKI Jakarta. Meski harus menunggu lebih dari setengah jam, anak-anak itu tetap ceria.  Sambil terus bercanda mereka menunggu orang nomor satu di DKI ini hingga pukul 12.00 WIB. Saat Jokowi keluar, seluruh siswa yang berkumpul langsung berteriak antusias menyambutnya. “Jokowi, Jokowi, Jokowi….”

Diawali dengan Sambutan dari pihak PAUD. Kepala Seksi Pendidikan Cilincing Hasnah mengatakan Ada 130-an siswa dan 55 akan diwisuda atau ke SD.

“Anak-anak Marunda tersebut memang mengidolakan Jokowi,” katanya

Sebab, kata Hasnah, mereka tahu bahwa Jokowi-lah yang membangun sekolah mereka di Marunda. Lebih dari itu, anak-anak juga kerap mendapat buku gratis tiap kali Jokowi meninjau Rusun Marunda.

"Yah namanya anak-anak, mereka suka nanya, dimana sih kantor Pak Jokowi," ujar dia.

Karena itu lah, kata Hasnah, akhirnya guru-guru PAUD dan dinas pendidikan setempat memfasilitasi siswa agar bisa mengunjungi kantor gubernur.

Selain murid-murid PAUD yang berusia antara 5 dan 7 tahun. Turut serta 47 anak komunitas taman baca Jendela Dunia di Rusun Marunda. Mereka berumur 9 hingga 12 tahun.

Jokowi yang mengenakan kemeja putih langsung duduk ditengah-tengah siswa. Jokowi keluar dari ruangannya ini tidak dengan tangan kosong, ia membawa ratusan tas ransel yang didalamnya juga diisi dengan buku, snack dan alat tulis.

Namun, Jokowi tidak langsung membagikan tas itu, terlebih dulu ia memberi beberapa pertanyaan. Pertanyaan meliputi nama Gubernur dan Wakil Gubernur DKI, nama pohon, buah, bunga, hewan dan lainnya.

"Coba jawab, siapa Gubernur DKI Jakarta? Yang bisa jawab, dikasi hadiah tas," kata Jokowi.

Anak-anak PAUD tersebut kemudian berebutan menjawab pertanyaan Jokowi. "Jokowi, Jokowi," katanya.

Yusnita
Semua anak-anak dibagikan tas sekolah. Usai menjawab pertanyaan, Jokowi dan anak-anak berfoto bersama. Suasana menjadi riuh dan gembira.

Dalam sambutannya, calon presiden dari PDIP itu mengingatkan kepada anak-anak untuk selalu semangat belajar serta rajin beribadah. "Anak-anak semua harus semangat belajar ya! Jangan lupa ibadahnya selalu dikerjakan ya!," pesan Jokowi kepada anak- anak PAUD Cahaya Permata Indonesia.

Menurut Jokowi, dampak kunjungan ini sangat baik. Anak-anak harus dikenalkan pada hal yang baru. Bisa diajak ke Balai Kota seperti ini, bisa diajak ke pabrik supaya wawasan terbuka. Artinya mereka memerlukan wawasan yang baru. Jangan hanya pendidikan itu di kelas. Masalah tumbuhan misalnya bisa ke kebun raya, untuk sejarah ke museum.

Tujuan kunjungan ke beberapa tempat, kata Jokowi, selain untuk mengubah suasana juga untuk menghilangkan jenuh dan monoton. Sehingga anak-anak tidak akan merasa bosan untuk mencari ilmu

Mereka senang banget ke Balai Kota. Apa lagi diberi tas, senang banget," kata Jokowi menjawab pertanyaan wartawan.




Silakan klik: 


Share this article :

Poskan Komentar