Kamis, 13 Maret 2014

Home » » NU diminta Berdayakan Masyarakat Lewat Pertanian

NU diminta Berdayakan Masyarakat Lewat Pertanian

Para kiai seharusnya memiliki banyak pengetahuan di bidang pertanian untuk diajarkan kepada para santri mereka

Mafaza-Online.Com|JAKARTA  - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo berharap Nahdlatul Ulama bisa memberdayakan masyarakat di sektor pertanian.

"Tradisi NU itu tradisi pertanian, mestinya kembali ke pertanian. Berdayakanlah masyarakat di bidang itu," kata Jokowi, sapaan akrab Joko Widodo, dalam diskusi bulanan ke-31 yang bertajuk Menyongsong Satu Abad NU, di Jakarta, Rabu malam.

Menurut dia, para kiai seharusnya memiliki banyak pengetahuan di bidang pertanian untuk diajarkan kepada para santri mereka.

"Contohnya hal-hal yang berkaitan dengan pertanian dasar, teknologi tepat guna, teknologi tinggi di bidang pertanian," katanya.

Pihaknya mencontohkan para misionaris yang memiliki pengetahuan dasar di bidang pertanian sehingga dalam mensyiarkan agamanya, keberadaan mereka di tengah masyarakat bisa bermanfaat secara langsung.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga mengkritisi banyaknya kader NU yang saat ini dinilainya lebih tertarik untuk menggeluti dunia politik ketimbang berdakwah.

Jokowi mengingatkan, sebagai umat Islam mereka yang masuk ke dalam dunia politik seharusnya mengutamakan kejujuran, memiliki integritas yang tinggi dan mampu memberi manfaat bagi kepentingan orang banyak.

"Tapi sekarang politik itu seperti perebutan kekuasaan untuk mendapatkan kekayaan negara. Adab Islam yang baik dalam berpolitik seperti hilang," katanya.
 

ANTARA

MafazaOnline Peduli (MOP)
MOP Adalah dana yang dihimpun dari pembaca. Untuk dakwah Islam.

Mari bersinergi, Kirim bantuan melalui:

Muamalat Norek: 020 896 7284

Syariah Mandiri norek 069 703 1963

BCA norek 412 1181 643

 
Setelah transfer kirim sms konfirmasi ke 0878 7648 7687 Dengan format: Nama/Alamat/Jumlah/Bank/Peruntukkan (Pilih salah satu) 


1. Desa Binaan 2. Motor Dai 3. Peralatan Shalat 4. Wakaf Al-Qur’an
5. Beasiswa 6. Dunia Islam

 
Syukran Jazakumullah Khairan Katsira
Share this article :

Posting Komentar