Senin, 31 Maret 2014

Home » » Libur Nyepi, Jokowi Garap Kampung Halaman SBY

Libur Nyepi, Jokowi Garap Kampung Halaman SBY

Pada Pemilu 2009 lalu, daerah pemilihan (dapil) Jatim VII merupakan lumbung suara Partai Demokrat


 
Mafaza-Online.Com | MALANG - Sesuai dengan jadwal yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU), hari ini, Senin (31/3), seluruh partai peserta pemilu dilarang melakukan kegiatan kampanye. Kebijakan ini dibuat untuk menghormati Hari Raya Nyepi yang jatuh hari ini.

Meski begitu, calon presiden (capres) dari PDI Perjuangan, Joko Widodo alias Jokowi tetap melakukan kerja politik. Hari ini ia dijadwalkan mengunjungi sejumlah daerah di daerah pemilihan (dapil) Jawa Timur VII.


“Peraturannya hanya tidak boleh kampanye. Acara besok (hari ini) kan cuma kunjungan-kunjungan saja,” kata Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo kepada wartawan di Malang, Jawa Timur, Ahad (30/3) malam.

Perjalanan Jokowi dimulai dari Ngawi. Recananya, mantan Wali Kota Solo itu akan ikut dalam kegiatan jalan sehat.

Setelah itu, Jokowi  melanjutkan perjalanan ke Ponorogo dan kemudian Trenggalek. Di kedua tempat itu, Jokowi dijadwalkan bertemu dengan tokoh masyarakat setempat.

Pria yang masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta tersebut akan mengakhiri rangkaian kunjungannya di kampung halaman Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Pacitan. Di sana, Jokowi juga akan menggelar dialog dengan tokoh masyarakat.

Untuk diketahui, pada Pemilu 2009 lalu, daerah pemilihan (dapil) Jatim VII merupakan lumbung suara Partai Demokrat. Bahkan, saat itu putra SBY, Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas yang menjadi caleg PD dari Jatim VII menjadi peraih suara terbanyak tingkat nasional. Ibas melenggang ke DPR dengan meraih 327.097 suara.

Namun, menurut Tjahjo, tidak ada yang istimewa dari kunjungan Jokowi ke kampung halaman SBY. Jokowi, lanjut Tjahjo, hanya menjalankan tugasnya sebagai seorang calon presiden sekaligus juru kampanye nasional.

"Tidak ada peraturan yang melarang calon presiden PDIP berkunjung ke suatu wilayah. Jadi ke manapun Pak Jokowi mau pergi tidak ada yang bisa menghalangi," pungkasnya.

JPNN




Silakan klik: 

Share this article :

Posting Komentar