Selasa, 18 Maret 2014

Home » » Ketua Dewan Da’wah Bekasi Yakin PKS Raih 20 Persen Suara

Ketua Dewan Da’wah Bekasi Yakin PKS Raih 20 Persen Suara

Indikator kemenangan PKS dapat dilihat dari solidnya partai untuk menyelesaikan masalah yang datang mendera

Mafaza-Online.Com | BEKASI - Partai Keadilan Sejahtera (PKS), akan dapat meraih suara signifakan pada pemilu legislatif 9 April mendatang, kata  Ketua Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (DDII), Bekasi, Ustadz H. Ahmad Salimin Dani, MA

“Dalam prediksi saya bisa mencapai 20 persen, artinya PKS bisa mengusung calon presiden dari internal PKS,” katanya

Ada beberapa indikator mengapa ustadz ahli tafsir ini mengunggulkan PKS. Meski saat ini  sebagian rakyat menilai partai berlambang padi warna kuning itu akan kesulitan untuk meningkatkan perolehan suara. Tak lain, akibat skandal korupsi yang menimpa mantan presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq dalam kasus impor sapi.

Menurut Ustadz Ahmad Salimin Dani, indikator kemenangan PKS dapat dilihat dari solidnya partai untuk menyelesaikan masalah yang datang mendera. Dalam waktu singkat PKS dapat keluar dari kesulitan yang membelitnya.

“Menarik sekali, dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq PKS cerdas menyelesaikan masalah sehingga kader-kadernya tetap solid mulai dari pimpinan nasional hingga ke daerah,” kata Salimin Dani.

PKS, masih kata Salimin Dani, partai yang paling kecil masalah korupsinya jika dibandingkan dengan partai lain. Kasus impor daging sapi itu menurut Salimin Dani, adalah settingan dengan mengirimkan Fathonah untuk menghancurkan PKS.
“Tapi ternyata ujian yang maha berat itu dapat dilewati dengan baik” ujarnya.

PKS  akan terbantu dengan banyaknya kader-kader PKS yang menjadi kepala daerah seperti Ahmad Heryawan di Jawa Barat,  Lalu Gubernur Sumatera Barat,  Walikota Depok,  di Ambon, wakil Wali kota Bekasi dan sejumlah daerah lainnya. Daerah-daerah itu menjadi pemilih  potensial bagi PKS.

Paling mengejutkan justru penilaiannya terhadap Partai Bulan Bintang (PBB). Ia menilai PBB akan sulit bangkit. Untuk lolos ambang batas parlemen saja menurutnya akan sangat sulit. Apalagi ambang batas  naik menjadi 3 persen.

PBB yang diketuai mantan Menteri Kehutanan MS Ka’ban, masih kata Salimin Dani,  tak mampu membuat teroboson yang membuat umat Islam sebagai pemilih fanatiknya tertarik untuk memilihnya.

Sementara PPP, juga sulit bangkit meski tetap lolos ambang batas parlemen. Alasannya karena PPP tetap melakukan gaya lama dalam menarik simpati pemilih. “Tak ada perubahan yang signifikan dalam program-programnya,” katanya menganalisa.

Justru Salimin Dani memuji gaya PKB yang berani mengusung Yusuf Kalla, Machfud MD, Rhoma Irama, jadi calon presiden. Apalagi ketua PB NU dengan nyata-nyata telah menyampaikan dukungannya ke PKB. “Ini hal yang luar biasa,” ungkapnya.

Partai berbasis Islam lainnya seperti Partai Amanat Nasional (PAN), juga tak banyak berubah. Basis kekuatan PAN masih ada di Muhammadiyah. Meski Muhammadiyah dalam berbagai pernyataan menjaga jarak dari semua kekuatan politik, tapi pengaruh mantan ketua umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Amin Rais masih sangat berpengaruh dikalangan anggota Muhammadiyah.

DAKTA.COM

Silakan klik:

Share this article :

Poskan Komentar