Kamis, 06 Maret 2014

Home » » Kepemimpinan untuk Ciptakan Keadilan dan Kesejahteraan

Kepemimpinan untuk Ciptakan Keadilan dan Kesejahteraan

Bangsa Indonesia memiliki sejarah sebagai bangsa yang  besar, Indonesia yang adil dan sejahtera bukan utopia

Mafaza-Online.Com|JAKARTA  - Kepemimpinan nasional diharapkan dapat ciptakan keadilan dan kesejahteraan bagi rakyat. Untuk itu proses pemilihan kepemimpinan nasional mesti menjadi perhatian bagi seluruh rakyat Indonesia karena kenyataannya ketidakadilan dan kemiskinan masih mendera bangsa ini. Demikian benang merah serial Dialog Kebangsaan yang digelar Fraksi PKS (Partai Keadilan Sejahtera) DPR RI, Rabu (5/3) di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta.

Dalam dialog bertema ‘Mewujudkan Indonesia yang Adil, Sejahtera dan Bermartabat’ tersebut, mantan Panglima TNI Djoko Santoso, peneliti CSIS J. Kristiadi, peneliti dari Indonesia Reform Institute Yudhi Latif dan Ketua FPKS DPR Hidayat Nurwahid menyampaikan pemikiran mereka tentang harapan Indonesia yang adil dan sejahtera.

Djoko Santoso menyatakan kepemimpinan yang amanah adalah dasar dari Indonesia berkeadilan. Ia mengulas bahwa nilai Islam mengajarkan kepemimpinan mesti mendahulukan kepentingan rakyat yang dipimpin.

“Kepemimpinan dalam Islam untuk mewujudkan keadilan,” tegas mantan panglima TNI ini.

Sementara J. Kristiadi menyatakan faktor paling sulit dalam penataan Negara adalah sistem politik. “Padahal setiap kebijakan politik justru mempengaruhi sektor lainnya, terutama kesejahteraan rakyat,” tutur pria yang dikenal tajam dalam analis politiknya ini.

Yudi Latif yang juga hadir dalam acara ini menuturkan hal yang senada, bahwa demokrasi harus menghasilkan keadilan dan kesejahteraan. “jika demokrasi gagal meghasilkan keadilan dan kesejahteraan, maka itu adalah demokrasi sesat,” ujar Yudi.

Dalam kesempatan ini Hidayat Nur Wahid yang dicalonkan sebagai calon presiden dari PKS menyampaikan bahwa bangsa Indonesia memiliki sejarah sebagai bangsa yang  besar. Oleh karena itu menjadikan Indonesia kembali menjadi bangsa yang besar bukan sebuah khayalan. 


“Kami ingin memberikan sinyal positif bahwa Indonesia bisa menjadi bangsa yang adil dan sejahtera. Indonesia yang adil dan sejahtera bukan sebuah utopia,” pungkas Hidayat.



Silakan diklik:  



Lokasi Strategis: Pertigaan Secang, Dekat Terminal, Pasar, SDIT Ar Risalah, SD Negeri Secang Masjid Al Amin. Cocok untuk usaha kontrakan. Mobil Bisa Masuk

Share this article :

Poskan Komentar