Jumat, 14 Februari 2014

Home » » DPR Dukung Pengangkatan THL-TBPP Menjadi PNS

DPR Dukung Pengangkatan THL-TBPP Menjadi PNS

THL penyuluh pertanian yang tersebar di pelosok-pelosok pedesaan adalah sumber daya manusia yang potensial

Mafaza-Online.Com|JAKARTA – Rapat Kerja Gabungan (Rakergab) Komisi IV, Komisi II, Komisi XI DPR RI dan Pemerintah, sepakat untuk secara bertahap dan berbasis evaluasi kinerja, mulai 2014 mengangkat 23.771 orang Tenaga Harian Lepas  - Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (THL-TBPP) dan Tenaga Bantu lingkup Kementerian Pertanian lainnya menjadi Pegawai Aparatur Sipil Negara baik yang menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Demikian disampaikan Ketua Komisi Pertanian Fraksi PKS DPR RI Hb. Nabiel Al-Musawa di gedung DPR RI, Kamis (13/2).

“Hal ini sudah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2006 tentang Sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (UUSP3K) dan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara,” tegas Nabiel.

Dalam pelaksanaannya Rapat Kerja Gabungan bersepakat untuk mengangkat 10.000 orang pada 2014 dari Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian dan menerima usulan tambahan anggaran dari Kementerian Pertanian sebesar Rp. 17,79 miliar yang dialokasikan diluar pagu Bagian Anggaran Kementerian Pertanian pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2013 tentang APBN Tahun Anggaran 2014 untuk penyesuaian peningkatan honor dan biaya operasional Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian.

THL penyuluh pertanian, masih kata Nabiel, yang tersebar di pelosok-pelosok pedesaan adalah sumber daya manusia yang potensial. Mereka bersama-sama petani membangun pertanian yang maju, tangguh dan berkualitas.
“Sudah selayaknya mendapat perhatian dan penghargaan yang serius dari Pemerintah,” ujar Nabiel.

Para THL inilah yang lebih tahu apa dan bagaimana nasib dan penghidupan kaum petani. THL inilah yang langsung berkomunikasi dan sambung rasa dengan petani dilapangan. Lebih dari itu, para THL inilah yang menjadi kepanjangan tangan Pemerintah dalam mensukseskan program-program yang digulirkannya.

Dalam kacapandang Nabiel, sebagai bangsa kita sepakat bahwa keberhasilan Indonesia menjadi negeri yang mampu berswasembada beras, salah satu sebabnya adalah karena keberadaan para penyuluh pertanian. Para penyuluh pertanian inilah yang layak disebut sebagai "prime mover" dalam meraih swasembada beras.

“Kerja keras dan jerih payah para "pahlawan" swasembada beras inilah yang mampu meningkatkan produksi beras nasional,” pungkas Nabiel.



Silakan di Klik:



Share this article :

Posting Komentar