Minggu, 17 November 2013

Home » » Venezuela Tangkap 100 Pebisnis "Borjuis"

Venezuela Tangkap 100 Pebisnis "Borjuis"

Nicolas Maduro, presiden sementara Venezuela | (REUTERS/Miraflores Palace/Handout)

"Mereka barbar, parasit kapitalis," kata Presiden Venezuela, Maduro
Mafaza-Online.Com | VENEZUELA - Pemerintah Venezuela menangkap lebih dari 100 pebisnis yang dituduh borjuis menyusul kenaikan harga di ratusan toko dan perusahaan sejak pekan lalu. Sebelumnya, pemerintah juga telah menyita toko-toko elektronik yang dinilai menjual barang jauh di atas harga dasarnya.

"Mereka barbar, parasit kapitalis," kata Presiden Venezuela Nicolas Maduro berapi-api di akhir pidatonya, Kamis 14 November 2013. "Kami telah menaruh lebih dari 100 borjuas ini di balik penjara," katanya seperti dilaporkan Reuters.

Penerus Presiden Hugo Chavez itu menyatakan, pemerintah selanjutnya akan membuat undang-undang yang akan membatasi keuntungan pebisnis hanya antara 15 persen sampai 30 persen. Pejabat pemerintah menyatakan, sejumlah perusahaan telah menaikkan harga barang sampai 1.000 persen, yang menurut para pengamat justru karena ulah pemerintah yang menerapkan kebijakan membatasi mata uang asing sehingga memicu inflasi.

"Goodyear telah menurunkan harganya, 15 persen tidak cukup, pengawas masih ke sana," kata Maduro mengenai perusahaan pembuat ban asal Amerika Serikat itu.

Sejak akhir pekan, tentara dan pengawas telah memasuki 1.400 toko, mengambil alih operasional sebuah pabrik elektronik dan pembuatan baterai. Maduro menyatakan, tindakannya ini untuk membela rakyat miskin.

"Kami mengurangi harga segalanya dari 10 sampai 15 persen, namun ini tidak adil. Saya tidak bisa mendapat untung sekarang," kata seorang pemilik toko elektronik kecil yang menolak disebut namanya. "Saya setuju mereka memburu pelaku besar, spekulan sebenarnya, namun pemerintah berisiko menyakiti kita semua."

Angka inflasi resmi Venezuela kini 54 persen per tahun, tertinggi di Amerika. Maduro menyatakan, aksi pemerintah memotong harga barang ini akan mengerem angka inflasi. (umi/ VIVAnews)
Silakan di Klik:
┈̥-̶̯͡♈̷̴✽̶♡̨̐M-STORE LengkapiKebutuhanAnda✽̶♈̷̴┈̥-̶̯͡ 

Share this article :

Poskan Komentar