Minggu, 29 September 2013

Home » » Alhamdulillah ada ATM Haji

Alhamdulillah ada ATM Haji

Untuk keamanan Jamaah KEMENAG Luncurkan ATM Khusus Haji

Mafaza-Online.Com | JAKARTA -  Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan layanan kartu anjungan tunai mandiri (ATM) khusus untuk jamaah haji. Layanan perbankan ini diberikan untuk memudahkan transfer uang dari Indonesia kepada para jamaah haji selama berada di Tanah Suci.

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Anggito Abimanyu mengatakan, layanan perbankan untuk jamaah haji ini juga dimaksudkan untuk keamanan jamaah seperti dilansir  dari PKES (Pusat Komunikasi Ekonomi Syariah).

”Karena angka kriminalitas tinggi,” kata Anggito saat melepas jamaah haji di Asrama Haji Embarkasi Jakarta-Bekasi di Jalan Kemakmuran, Margamulya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

Menurutnya, ada dua sistem pelayanan baru untuk para jamaah haji. Pertama, layanan produk perbankan berupa penyimpanan uang melalui kartu debit.

Kedua, sistem aliran informasi pengendalian jamaah (SIIP-Je).

”Ini untuk memantau pergerakan jamaah dan petugas,” ujarnya.

Menurutnya, berdasarkan data keamanan panitia penyelenggaraan haji 2012, angka kriminalitas yang dialami jamaah haji cukup besar.

Pada 2012 tercatat ada 269 kasus kejahatan dengan kerugian materi mencapai Rp688 juta atau setara 283.569 riyal. Angka tersebut berupa uang biaya hidup jamaah hingga barang-barang lain. ”Jamaah haji harus mengikuti pelayanan ini demi keamanan,” jelasnya.

Anggito memastikan, dengan layanan ini, pihak keluarga jamaah haji bisa mentransfer uang dengan menggunakan rekening yang ada pada bank mitra.

Layanan penyimpanan uang berbentuk kartu ATM ini dicetak oleh empat bank mitra, yaitu Bank Mandiri, BRI, BNI, dan Bank Syariah Mandiri (BSM). Para jamaah akan menerima kartu ini secara gratis.

”Kemenag menjamin layanan ini membuat nyaman para jamaah haji,” ungkapnya.

Sementara layanan SIPP-JE digunakan untuk mengantisipasi jamaah yang tersesat atau terpisah dari rombongan selama berada di Tanah Suci. Sistem ini bisa memantau pergerakan jamaah haji dan petugas. Tidak hanya itu, sistem ini juga berfungsi sebagai early system agar petugas haji dapat melakukan tindakan khusus bagi jamaah yang mengalami masalah tersebut.

Semua data jamaah yang telah di-input petugas haji dapat dipantau secara berkala oleh staf Bagian Sistem Komunikasi Haji Terpadu (Siskohat) Ditjen PHU. Kepala Kantor Kemenag Kota Bekasi Abdul Rosyid menambahkan, seluruh layanan ini dimaksudkan untuk memberikan pelayanan yang prima kepada jamaah haji agar dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan khusuk.

Direktur Pengelola Dana Haji Kemenag Hasan Fauzi menambahkan, jamaah yang akan berangkat ke Tanah Suci terlebih dahulu didaftar agar mendapatkan ATM ini.

”Jadi jamaah mendaftar seperti membuka rekening baru,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Daerah Kerja (Daker) Mekkah Arsyad Hidayat mengatakan, masalah keamanan jamaah selama berada di Mekkah diantisipasi dengan memperkuat sektor khusus. (MINA)


Silakan di Klik
✽̶ M-STORE LengkapiKebutuhanAnda ♈̷̴✽̶⌣̊
Share this article :

Poskan Komentar